logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

RKP Desa Sumberpakem Jadi Forum Penentuan Prioritas Pembangunan Desa

  • 22 Oktober 2026
  • Dibaca 351 Kali
Bagikan Via:
rkp-desa-sumberpakem-jadi-forum-penentuan-prioritas-pembangunan-desa-20261022

RKP Desa Sumberpakem Jadi Forum Penentuan Prioritas Pembangunan Desa

JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Pemerintah Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, menggelar musyawarah terkait Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan desa, Kamis 22 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, para kepala dusun, perwakilan tokoh masyarakat dari enam dusun, serta pendamping desa untuk membahas kebutuhan dan menentukan prioritas pembangunan sesuai aspirasi masyarakat.

Musyawarah tersebut dihadiri Kepala Desa Sumberpakem, para kepala dusun (kasun) dari Dusun Krajan I, Krajan II, Karangduren, Karangtengah, Karangsuno, dan Pandian, serta pendamping desa. Dari pihak Kecamatan Sumberjambe, Horyakin, S.T., selaku Kasi Pemerintahan dan Trantib, hadir mewakili kecamatan. Camat Sumberjambe, Umar Faroek, S.P., yang akrab disapa Faroek, tidak dapat hadir karena menjalankan agenda lain di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember.

RKP Desa merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang menjadi pedoman pemerintah desa dalam menyusun program dan kegiatan selama satu tahun. Penyusunannya penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipetakan, dibahas, dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan anggaran desa.

Melalui musyawarah ini, pemerintah desa bersama unsur masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan usulan pembangunan dari masing-masing wilayah. Keterlibatan perwakilan enam dusun diharapkan dapat membantu menghadirkan gambaran kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh, sehingga perencanaan tidak hanya berfokus pada satu wilayah, tetapi mempertimbangkan kepentingan desa secara keseluruhan.

Dedi Darmawan, selaku Pendamping Lokal Desa, menyampaikan bahwa penyusunan RKP Desa perlu dilakukan secara partisipatif agar program yang direncanakan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Menurutnya, musyawarah menjadi ruang penting untuk menyelaraskan usulan warga dengan arah pembangunan desa dan ketentuan perencanaan yang berlaku.

“RKP Desa merupakan pedoman penting bagi pemerintah desa dalam menentukan program dan kegiatan pembangunan untuk satu tahun ke depan. Karena itu, usulan dari masyarakat perlu dibahas bersama dengan mempertimbangkan skala prioritas, manfaat, serta kemampuan anggaran desa. Harapannya, perencanaan yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dedi.

Selain membahas prioritas pembangunan, proses perencanaan desa juga perlu memperhatikan kebutuhan pelayanan dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini termasuk perhatian terhadap kesehatan keluarga, pendidikan, infrastruktur lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan dan kewenangan desa.

Pembahasan RKP Desa juga berkaitan dengan hasil rembuk stunting yang dilaksanakan pada hari yang sama. Dengan demikian, kebutuhan penanganan stunting dan peningkatan kesehatan ibu serta anak dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menyusun program pembangunan desa sesuai hasil kesepakatan dan prioritas yang ditetapkan.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., terus menjadi bagian dari konteks pembangunan daerah yang membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat.

Melalui musyawarah RKP Desa, Pemerintah Desa Sumberpakem diharapkan dapat menyusun perencanaan pembangunan yang terarah, realistis, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Partisipasi masyarakat dari Dusun Krajan I, Krajan II, Karangduren, Karangtengah, Karangsuno, dan Pandian menjadi unsur penting untuk mendorong pembangunan desa yang lebih merata dan berkelanjutan. (wd)

Galeri Foto