RSD Kalisat Bersama BKPSDM Jember Sukses Menggelar Diskusi Klinis "Ngopi Bareng Community of Practice"
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
RSD Kalisat Bersama BKPSDM Jember Sukses Menggelar Diskusi Klinis "Ngopi Bareng Community of Practice"
Sebagai langkah nyata untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menekan angka kematian ibu serta bayi, RSD Kalisat bersama BKPSDM sukses menggelar kegiatan bertajuk "Ngopi Bareng Community of Practice Tenaga Kesehatan Kabupaten Jember" yang merupakan penutup Kopi Manis. Kegiatan digelar secara luring dan daring pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Pertemuan kali ini mengangkat tema yang kerap menjadi tantangan di lapangan, yaitu "Ketika Kehamilan Beresiko Datang Terlambat: Belajar dari Kasus Prematur dan Preeklapsia Berat". Tema ini, mengajak para peserta mengevaluasi tata laksana penanganan agar rujukan kasus berisiko tidak lagi mengalami keterlambatan.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta luring di lokasi tepatnya di Aula RSD Kalisat serta persiapan bagi peserta yang tersambung secara daring. Setelah pembukaan oleh pembawa acara (MC), seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang dilanjutkan dengan penyampaian safety briefing demi keselamatan bersama selama acara berlangsung. Memasuki sesi pengantar, dari BKPSDM Kabupaten Jember, Artiantyo Wiryoutomo, S.Psi, MM, memberikan sambutan mengenai pentingnya wadah Community of Practice (CoP) ini sebagai sarana pengembangan kompetensi nakes yang berkelanjutan. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Direktur RSD Kalisat yang diwakili oleh Fritz Yogyantomo, S.Kep.Ners. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa diskusi ini harus menjadi momentum perbaikan komunikasi antar-fasilitas kesehatan di Jember. Sesi formal kemudian ditutup dengan doa bersama agar jalannya diskusi membawa manfaat besar bagi pelayanan masyarakat.
Masuk pada acara inti, diskusi dipandu secara dinamis oleh dr. Andy Maulana Ardiansyah (Puskesmas Ledokombo) selaku moderator. Jalannya pemaparan materi diawali oleh dr. Vania Salsabila Kamil (Puskesmas Pakusari) yang bertindak sebagai penyaji kasus. Beliau memaparkan kronologi terkait penanganan pasien kehamilan berisiko tinggi dengan komplikasi preeklamsia berat dan persalinan prematur. Kasus nyata tersebut kemudian dibahas oleh empat pembahas ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Dokter spesialis Obgyn RSD Kalisat, dr. Teguh Santoso, Sp.OG menyoroti dari sisi spesialisasi kebidanan dan kandungan, khususnya penanganan gawat darurat preeklamsia. Dokter spesialis Anak RSD Kalisat, dr. Mega Nur Purbo Sejati, Sp.A mengulas tata laksana penanganan bayi prematur pasca-persalinan demi mencegah fatalitas. Kemudian dilanjutkan pembahasan dari Dian Aby Resttanty, ST., M.Keb, dosen Potekkes Malang kampus Jember dan dr. Gini Wuryandari, M.Kes., Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan PPKB.
Setelah pemaparan materi selesai, agenda dilanjutkan dengan sesi "Ngobrol Bareng" yang dikemas dalam panel discussion. Sesi ini memicu antusiasme tinggi dari para peserta, baik yang hadir di ruangan maupun lewat zoom. Banyak peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi mengenai kendala penanganan kasus serupa yang sering mereka temui di puskesmas maupun klinik. Melalui forum Community of Practice ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Jember memiliki kesamaan persepsi dan respons yang lebih cepat dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan. Dengan demikian, penanganan kasus preeklamsia berat dan prematuritas dapat dilakukan lebih dini dan mencegah terjadinya keterlambatan penanganan di masa depan.