Safari Ramadan “Sapa Gus’e” di Ledokombo, Bupati Jember Serap Aspirasi dan Dorong Partisipasi Warga
- 18 Maret 2026
- Dibaca 198 Kali
Bagikan Via:
Safari Ramadan “Sapa Gus’e” di Ledokombo, Bupati Jember Serap Aspirasi dan Dorong Partisipasi Warga
JEMBER, 17 MARET 2026 - Bupati Jember Muhammad Fawait melanjutkan rangkaian Safari Ramadan melalui program “Sapa Gus’e” dengan mengunjungi Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Selasa 17 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
Acara yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember tersebut turut dihadiri Kepala Bakesbangpol Lingga Diputra, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Penjabat Sekretaris Daerah, Muspika Kecamatan Ledokombo, serta sejumlah kepala desa di wilayah setempat.
Dalam kesempatan itu Lingga Diputra menegaskan bahwa program “Sapa Gus’e” merupakan wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi Bupati untuk turun langsung, berdialog, dan memahami kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak kurang lebih 500 undangan hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tokoh masyarakat, kader posyandu, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Pertemuan yang digelar di Balai Desa Sumber Lesung itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tampak aktif berdialog dengan masyarakat, khususnya kader posyandu dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Ledokombo. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember, sekaligus membuka ruang diskusi terkait berbagai persoalan pelayanan publik.
Gus Fawait menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kualitas layanan pemerintah. Ia mengajak warga untuk tidak ragu menyampaikan keluhan maupun masukan melalui kanal pengaduan “Wadul Gus’e”.
“Semakin banyak aduan, itu menunjukkan masyarakat peduli dan ikut mengawasi. Ini membantu kami untuk terus memperbaiki pelayanan publik,” ungkapnya.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan justru menjadi indikator positif bagi kinerja pemerintah daerah. Hal ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran publik dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Selain menyerap aspirasi, Gus Fawait juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan nilai-nilai spiritual. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi fondasi dalam membangun daerah yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah dinamika ekonomi global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah konkret untuk menghemat pengeluaran, salah satunya dengan mengkoordinasikan perjalanan dinas agar lebih efisien.
“Misalnya penggunaan kendaraan bersama oleh kepala OPD, ini bagian dari upaya kita menekan biaya operasional,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Jember juga terus berinovasi dalam komunikasi publik dengan memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan Instagram. Melalui siaran langsung yang melibatkan kepala OPD, masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dan menyampaikan aspirasi secara real-time.
Langkah ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial.
Program “Sapa Gus’e” diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember. Dengan pendekatan dialogis dan partisipatif, pemerintah optimistis dapat menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(but)