Sambut Instruksi Bupati Jember, Kelurahan Tegalgede Menggaungkan Gerakan Kelola Sampah Mandiri
- 11 Mei 2026
- Dibaca 117 Kali
Bagikan Via:
Sambut Instruksi Bupati Jember, Kelurahan Tegalgede Menggaungkan Gerakan Kelola Sampah Mandiri
JEMBER, 11 MEI 2026 - Instruksi Bupati Jember Muhammad Fawait terkait pengelolaan sampah mandiri mulai ditindaklanjuti hingga tingkat kelurahan. Di Kelurahan Tegalgede, Lurah Shierley Aisyah bersama jajaran staf melakukan koordinasi internal untuk memperkuat langkah pengelolaan sampah berbasis mandiri di lingkungan masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan menyusul perintah Bupati Jember tentang kewajiban pengelolaan sampah mandiri sebagai respons atas rencana penghentian sistem open dumping di TPA Pakusari. Pemerintah Kabupaten Jember meminta seluruh elemen masyarakat mulai memilah, mengurangi, dan mengolah sampah sejak dari rumah masing-masing.
Dalam suasana rapat yang berlangsung sederhana namun serius itu, pembahasan difokuskan pada langkah-langkah teknis yang dapat diterapkan di lingkungan warga. Mulai dari edukasi pemilahan sampah rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga penguatan budaya gotong royong menjaga kebersihan lingkungan.
Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, mengatakan perubahan pola pengelolaan sampah memang membutuhkan proses dan kesadaran bersama. Namun ia optimistis masyarakat Tegalgede mampu beradaptasi apabila dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan melibatkan warga secara langsung.
“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya bergantung pada petugas kebersihan atau pemerintah. Kesadaran harus dimulai dari rumah tangga masing-masing. Kami ingin warga Tegalgede memahami bahwa sampah yang dipilah dan dikelola dengan baik justru bisa mengurangi persoalan lingkungan di sekitar kita,” ujar Shierley, Senin 11 Mei 2026.
Ia menambahkan, pihak kelurahan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar kebijakan tersebut tidak sekadar menjadi aturan administratif, melainkan berubah menjadi kebiasaan sehari-hari warga.
“Kami mengikuti arahan Bupati Jember agar seluruh elemen bergerak bersama. Harapannya, lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan masyarakat juga mulai memiliki kepedulian terhadap pengurangan sampah sejak dari sumbernya,” katanya.
Gerakan pengelolaan sampah mandiri sendiri menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Jember dalam mewujudkan program “Jember Bersih”. Dalam surat edarannya, masyarakat diwajibkan mengurangi sampah dari sumber, memilah sedikitnya dua jenis sampah, serta melakukan pengolahan mandiri sesuai kemampuan lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut dinilai bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah. Pemerintah berharap warga mulai melihat sampah bukan sekadar barang buangan, melainkan sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan kembali apabila dikelola dengan tepat.
Di Tegalgede, semangat itu mulai tumbuh dari ruang rapat kelurahan. Dari meja koordinasi sederhana, harapan tentang lingkungan yang lebih bersih perlahan sedang dibangun bersama warga. (sar)