logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Sapa Warga di Pintu Rumah, Program Sianja Rambipuji Permudah Lansia Miliki KTP-el

  • 01 April 2026
  • Dibaca 452 Kali
Bagikan Via:
sapa-warga-di-pintu-rumah-program-sianja-rambipuji-permudah-lansia-miliki-ktp-el-20260401

Sapa Warga di Pintu Rumah, Program Sianja Rambipuji Permudah Lansia Miliki KTP-el

JEMBER, 1 APRIL 2026 - Kecamatan Rambipuji terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif. Melalui program unggulan Sianja (Sistem Antar Jemput Lansia dan Disabilitas), jajaran staf Kecamatan Rambipuji melakukan aksi "jemput bola" dengan mendatangi langsung warga kelompok rentan yang memiliki keterbatasan akses fisik menuju kantor kecamatan.

Pada Rabu 01 April 2026, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Umum Kecamatan Rambipuji, Rika Sulistyowati, memimpin langsung perekaman biometrik di tiga desa. Langkah proaktif ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., untuk memastikan pelayanan pemerintah hadir secara adaptif dan humanis hingga ke pelosok dusun.

Tim pelayanan bergerak sejak pagi hari menyisir tiga lokasi prioritas, yakni Dusun Gudang Karang (Desa Rambipuji), Dusun Bedadung Wetan (Desa Kaliwining), dan Dusun Gumawang (Desa Curahmalang). Fokus utama kegiatan ini adalah warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

"Program Sianja dirancang untuk menjawab kendala warga yang kesulitan secara fisik untuk datang ke kantor. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam administrasi kependudukan, terutama kelompok rentan," ujar Rika Sulistyowati di sela-sela kegiatan.

Menurut Rika, kepemilikan KTP-el bukan sekadar urusan administratif, melainkan "pintu masuk" bagi warga untuk mendapatkan hak-hak dasar lainnya.

Tanpa identitas yang valid, warga akan kesulitan mengakses layanan jaminan kesehatan (BPJS), program bantuan sosial dari pemerintah, serta layanan perbankan dan administrasi hukum lainnya.

Oleh karena itu, tim membawa peralatan perekaman mobile langsung ke ruang tamu rumah warga. Suasana hangat pun tercipta saat petugas dengan sabar memandu proses verifikasi data hingga pengambilan foto dan sidik jari bagi lansia yang kondisinya sudah melemah.

Kehadiran tim Sianja disambut penuh syukur oleh masyarakat. Salah satu lansia di Dusun Bedadung Wetan mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi memikirkan transportasi dan kelelahan untuk pergi ke kecamatan.

Senada dengan itu, keluarga penyandang disabilitas di Dusun Gumawang menilai program ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi rakyat kecil.

Kegiatan ini tidak hanya mempercepat tertib administrasi di wilayah Rambipuji, tetapi juga memperkuat validitas data kependudukan untuk perencanaan pembangunan daerah yang lebih akurat. Rika menegaskan bahwa Sianja akan terus dilakukan secara berkala.

"Kami aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk pemutakhiran data. Jika ada warga yang butuh bantuan serupa, kami siap turun kembali. Pelayanan terbaik adalah pelayanan yang mendekat, bukan menjauh," pungkas Rika.

Dengan semangat "Melayani Tanpa Batas", Kecamatan Rambipuji membuktikan bahwa inovasi pelayanan publik modern harus berlandaskan pada nilai kemanusiaan dan empati. (sai)

Galeri Foto