logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Sebanyak 110 Guru Ngaji di Kelurahan Gebang Terima Insentif, Jadi Penyemangat Mengajar Al-Qur’an

  • 14 Maret 2026
  • Dibaca 186 Kali
Bagikan Via:
sebanyak-110-guru-ngaji-di-kelurahan-gebang-terima-insentif-jadi-penyemangat-mengajar-al-quran-20260315

Sebanyak 110 Guru Ngaji di Kelurahan Gebang Terima Insentif, Jadi Penyemangat Mengajar Al-Qur’an

JEMBER, 14 MARET 2026 - Pemerintah Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, menyalurkan tali asih bagi para guru ngaji di wilayah setempat, Sabtu 14 Maret 2026. Penyaluran penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran para guru ngaji dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.

Lurah Gebang, Nanang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang telah memberikan perhatian kepada para pengajar Al-Qur’an di lingkungan masyarakat. Menurutnya, keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama sejak dini.

“Pemerintah Kelurahan Gebang menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah daerah yang telah memberikan tali asih atau penghargaan kepada para guru ngaji,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat sekitar 110 guru ngaji di wilayah Kelurahan Gebang yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Program ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru ngaji agar terus istiqamah mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Nanang menambahkan, para guru ngaji selama ini telah berkontribusi besar dalam membangun kehidupan religius di lingkungan masyarakat. Karena itu, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas pengabdian mereka yang selama ini dilakukan secara tulus.

Salah satu penerima tali asih, Ulfathur Rohma, pengasuh Musholla Al Manshur yang tinggal di Manggar 11 RT 02 RW 16 Lingkungan Gebang Poreng, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap para guru ngaji.

“Alhamdulillah hari ini saya sebagai guru ngaji mendapatkan honorarium. Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah peduli kepada guru ngaji. Semoga ke depan kuotanya bisa bertambah,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam program tersebut setiap guru ngaji menerima honorarium sebesar Rp1.500.000. Bantuan tersebut menurutnya sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi para pengajar Al-Qur’an untuk terus mengabdi di tengah masyarakat.

Para penerima berharap program penghargaan bagi guru ngaji tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di tingkat lingkungan. (rus)

Galeri Foto