logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Sejalan Visi Bupati, Kades Klatakan Bangun Rumah Nenek Terdampak Bencana Gunakan Dana Pribadi

  • 13 April 2026
  • Dibaca 287 Kali
Bagikan Via:
sejalan-visi-bupati-kades-klatakan-bangun-rumah-nenek-terdampak-bencana-gunakan-dana-pribadi-20260413

Sejalan Visi Bupati, Kades Klatakan Bangun Rumah Nenek Terdampak Bencana Gunakan Dana Pribadi

JEMBER, 13 APRIL 2026 - Kepala Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan membangun kembali rumah tidak layak huni (RTLH) milik salah satu warganya yang tergolong kurang mampu, pembangunan rumah tersebut dilakukan menggunakan dana pribadi.

Diketahui, rumah nenek Kasmina (81) di Dusun Penggungan RT/RW 01/16 Desa Klatakan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, pada Senin, 30 Maret 2026 lalu, tersapu angin kencang yang menyebabkan atap rumah roboh dan patah pada bagian bambu penahan.

Sontak kejadian tersebut membuat pemerintah desa berkoordinasi dengan muspika untuk mengambil tindakan quick respons. "Alhamdulillah bantuan dari Dinsos dan BPBD sudah diterima ibu Kasmina," tutur Kades Klatakan Ali Wafa, Senin, 13 April 2026.

Namun menurut Kades untuk renovasi rumah harus segera dilakukan, mengingat nenek Kasmina hidup sebatang kara dan rumah yang sudah tidak bisa ditempati.

"Kami berdiskusi, mengusulkan untuk masuk anggaran desa, jika menunggu anggaran dana desa, akan menunggu waktu cukup lama dan harus melalui prosedur. Akhirnya kami menyimpulkan untuk memakai anggaran sendiri agar segera teratasi," terangnya.

Pada hari Senin 13 April 2026, rumah nenek Kasminapun dibongkar, pembongkaran dimulai sejak pagi hari, Kades Ali Wafa, Kasun, warga dan melibatkan langsung Ketua RT/RW setempat bergotongroyong membongkar rumah yang terlihat sangat rapuh.

"Proses pembuatan rumah milik ibu Kasmina ini dimulai dari nol karna dinilai sangat tidak layak huni," ungkapnya.

Ia berharap, dengan rumah yang layak huni nenek Kasmina bisa hidup tenang nyaman tanpa dihantui rumah roboh ataupun atap bocor

"Kami merasa prihatin dengan kondisi rumah warga yang tidak layak. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberi kenyamanan dan semangat baru bagi ibu Kasmina," ujar Kades Ali Wafa.

Ketua RW 16 Atuki mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Rumah yang sebelumnya hanya gribik bambu yang mulai rapuh dan atap bocor, kini mulai dibangun dengan bahan yang lebih layak dan kokoh.

"Alhamdulilah kepedulian Kepala Desa yang sangat peduli tanpa menunggu program pemerintah turun," ujar Ketua RW 16

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat sekitar. Banyak warga menilai bahwa langkah Kepala Desa merupakan contoh kepemimpinan yang patut ditiru. "Sekalilagi kami ucapkan terima kasih atas bantuan pak Kades Wafa," ucap Atuki.

Langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan Kepala Desa Klatakan ini juga dinilai sejalan dengan komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), yang menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Gus Fawait, pemerintah daerah juga mendorong seluruh jajaran hingga tingkat desa untuk responsif, tidak menunggu prosedur berlarut, serta mengedepankan solusi bagi warga yang membutuhkan. Aksi gotong royong dan inisiatif penggunaan dana pribadi ini menjadi cerminan bahwa semangat tersebut mulai terimplementasi di tingkat desa.

Sementara itu, Camat Tanggul Fariqul Mashudi S.Sos juga mengapresiasi apa yang dilakukan Kades Klatakan Ali Wafa, ia berharap kepedulian kades menjadi inspirasi masyarakat.

"Aksi sosial ini diharapkan menjadi pemicu semangat gotong royong dan menjadi contoh bagi aparatur desa lain untuk lebih dekat dan peduli terhadap warganya, terutama yang berada dalam kondisi kesulitan ekonomi," pungkasnya. (psn)

Galeri Foto