Semangat ASN Jember Verval Data Kemiskinan, Guru SMPN 1 Sumberbaru Tempuh Jalan Berliku di Pegunungan
- 20 April 2026
- Dibaca 337 Kali
Bagikan Via:
Semangat ASN Jember Verval Data Kemiskinan, Guru SMPN 1 Sumberbaru Tempuh Jalan Berliku di Pegunungan
JEMBER, 20 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan sekitar 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga miskin kategori Desil 1. Program ini bukan sekadar pembaruan data, melainkan upaya membangun empati dan pelayanan publik yang lebih humanis bagi para ASN.
Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., menegaskan bahwa keterlibatan langsung ASN di lapangan menjadi kunci membentuk kepekaan sosial. Selama ini, data kemiskinan sering hanya dipahami sebagai angka statistik. Dengan turun ke lapangan, ASN dapat melihat kondisi riil warga yang membutuhkan bantuan.
“Melalui kegiatan ini, ASN tidak hanya memastikan data akurat, tetapi juga belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujar Camat Faridj.
Setiap ASN ditugaskan memverifikasi tiga hingga lima warga miskin. Sebagian bahkan ditempatkan di luar wilayah domisilinya untuk menyeimbangkan beban kerja sekaligus memperluas pemahaman mereka tentang kondisi sosial di berbagai kecamatan. Pelaksanaan verval berlangsung mulai 18 hingga 24 April 2026 dan dapat diperpanjang. Kegiatan dilakukan di luar jam kerja, baik sore hari maupun hari libur, dengan pelaporan hasil secara mandiri melalui akun masing-masing.
Bupati Jember, Mohammad Fawait (Gus Fawait), menyatakan program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang responsif dan transparan.
“Data yang valid akan memastikan setiap program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Namun lebih dari itu, kami ingin ASN memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap kondisi masyarakat,” kata Bupati Fawait.
Ia menambahkan bahwa pengalaman turun ke lapangan diharapkan mengubah pola pikir ASN dari sekadar administratif menjadi lebih berorientasi pada pelayanan nyata.
Salah satu contoh dedikasi ASN terlihat di Kecamatan Sumberbaru yang mayoritas wilayahnya berupa pegunungan dan desa terpencil. Rofnal Aryansyah, guru SMPN 1 Sumberbaru yang akrab disapa Ronald, rela menempuh perjalanan jauh dan melelahkan melalui jalan berliku, berbatu, serta beraspal di kawasan pegunungan.
Perjalanan Ronald menyasar Desa Gelang, Jatiroto, Jambesari, hingga titik terjauh di Gunung Gambir. Di RT 03 RW 24 Desa Gelang, ia memverifikasi data atas nama Siti Nur Rohmah dan Iskandar.
“Dari pagi sudah berangkat, jalanannya naik-turun, banyak tikungan tajam, dan ada yang masih berbatu. Tapi ini tugas mulia dari Bupati, jadi saya lakukan dengan penuh semangat dan keikhlasan,” ujar Ronald saat ditemui PPID Kecamatan Sumberbaru, Senin 20 April 2026.
Iskandar, warga setempat, menyambut baik kedatangan petugas. Menurutnya, proses verval langsung ke rumah membuktikan keseriusan pemerintah.
“Kami berterima kasih karena petugas datang langsung ke rumah. Ini memastikan status desil 1 keluarga kami benar-benar sesuai fakta di lapangan. Semoga bantuan yang nanti diberikan bisa benar-benar membantu,” kata Iskandar.
Camat Sumberbaru menilai partisipasi guru seperti Ronald menjadi contoh nyata kolaborasi antarinstansi dalam mendukung program bupati.
“Kecamatan Sumberbaru sangat mendukung program verval desil 1 ini. Guru Ronald dan rekan-rekannya telah menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka tidak hanya mengajar di sekolah, tapi juga turun langsung ke masyarakat paling bawah untuk memastikan data akurat. Ini sangat membantu percepatan pelayanan di tingkat kecamatan,” tutur Camat Faridj.
Bupati Fawait menegaskan bahwa verval data kemiskinan desil 1 merupakan langkah penting untuk penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran dan transparan.
“Kita tidak mau ada data silang sengkarut. Dengan turun langsung ke lapangan seperti yang dilakukan Pak Ronald di Sumberbaru, kita bisa memastikan setiap warga desil 1 benar-benar terdata dan berhak mendapatkan bantuan. Terima kasih atas kerja keras para guru dan aparatur yang ikut terlibat,” kata Gus Fawait.
Melalui program ini, Pemkab Jember berharap tidak hanya menghasilkan data kemiskinan yang akurat, tetapi juga membentuk karakter ASN yang lebih peka, responsif, dan berkomitmen melayani masyarakat di pelosok. Kegiatan verval di berbagai kecamatan, termasuk Sumberbaru, masih terus berjalan secara bertahap. (jh8)