Seminar Stunting Peringati Hari Anak Nasional, IDAI Jatim dan DinkesPPKB Jember Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Sehat
- 21 Juli 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Seminar Stunting Peringati Hari Anak Nasional, IDAI Jatim dan DinkesPPKB Jember Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Sehat
JEMBER, 21 JULI 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Jember menggelar Seminar Stunting dan Tumbuh Kembang Balita serta Strategi Penanganannya di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Sabtu 18 Juli 2026
Seminar yang diikuti sekitar 300 peserta ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jember. Peserta terdiri atas kepala puskesmas, direktur rumah sakit, tenaga kesehatan, serta jajaran organisasi perangkat daerah yang memiliki peran dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Kepala DinkesPPKB Kabupaten Jember, Ketua IDAI Jawa Timur, jajaran kepala OPD terkait, direktur rumah sakit se-Kabupaten Jember, kepala puskesmas, serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas pentingnya pencegahan stunting sejak dini, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga strategi penanganan yang terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bagi ibu dan anak.
Dalam paparannya, Ketua IDAI Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp.A., Subsp.T.K.P.(K), menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seorang ayah dan seluruh anggota keluarga.
"Pencegahan stunting bukan hanya tugas perempuan sebagai ibu, tetapi laki-laki juga harus berperan dalam pencegahan tersebut. Penanganan stunting dilakukan sejak masa kehamilan, dilanjutkan dengan pendampingan saat persalinan, hingga setelah bayi lahir," ujar Prof. Ahmad Suryawan.
Menurutnya, masa seribu hari pertama kehidupan merupakan periode yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, pendampingan kepada ibu hamil, proses persalinan yang aman, hingga pemenuhan gizi dan pemantauan kesehatan anak setelah lahir harus dilakukan secara berkesinambungan agar anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terhindar dari stunting.
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan IDAI Jawa Timur dalam mendukung berbagai program kesehatan anak. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih efektif melalui edukasi kepada keluarga, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan peran tenaga kesehatan di lapangan.
Rangkaian seminar berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber untuk berbagi pengalaman serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jember.
Sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, panitia juga menyerahkan cinderamata kepada para narasumber dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seminar.
Melalui seminar ini, IDAI Jawa Timur bersama DinkesPPKB Kabupaten Jember berharap terbangun komitmen yang semakin kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi mewujudkan generasi anak yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting, sejalan dengan semangat peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026.(fam)