Sidak Pasar Jelbuk Jelang Idulfitri, Camat Pairi Pantau Harga Sembako dan Stok Kebutuhan Pokok
- 16 Maret 2026
- Dibaca 254 Kali
Bagikan Via:
Sidak Pasar Jelbuk Jelang Idulfitri, Camat Pairi Pantau Harga Sembako dan Stok Kebutuhan Pokok
JEMBER, 16 MARET 2026 – Camat Jelbuk, Pairi, S.T., M.Si., bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jelbuk melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Jelbuk, Senin 16 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau stabilitas harga bahan pokok menjelang Idulfitri serta memastikan ketersediaan stok kebutuhan masyarakat.
Dalam sidak tersebut, rombongan camat meninjau langsung sejumlah lapak pedagang sembako, daging, dan kebutuhan pokok lainnya. Petugas juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga di lapangan sekaligus memastikan tidak terjadi praktik permainan harga oleh oknum yang dapat merugikan masyarakat.
Camat Jelbuk Pairi mengatakan, sidak ini merupakan langkah pemerintah kecamatan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang hari raya. Menurutnya, peningkatan permintaan menjelang Idulfitri sering kali berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas.
“Melalui sidak ini, kami ingin memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dan harga masih dalam batas wajar. Pemerintah hadir untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok tetap terpantau,” ujarnya saat meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Jelbuk.
Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah bahan pokok tercatat mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Harga minyak goreng yang sebelumnya berkisar Rp15.000 per liter kini naik menjadi sekitar Rp20.000 per liter. Sementara itu, harga beras SPHP yang semula Rp10.000 per kilogram kini mencapai Rp12.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas telur ayam. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp27.000 per kilogram, saat ini harganya naik menjadi Rp29.700 per kilogram. Meski demikian, stok komoditas tersebut masih tersedia di pasar.
Tidak hanya bahan pokok, kenaikan harga juga dirasakan pada komoditas daging sapi. Salah satu pedagang mengeluhkan lonjakan harga yang cukup signifikan. Harga daging sapi kualitas super yang sebelumnya Rp110.000 per kilogram kini mencapai Rp130.000 per kilogram.
Pedagang memperkirakan harga daging sapi masih berpotensi meningkat seiring mendekatnya perayaan Idulfitri, mengingat tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi saat hari raya.
Camat Pairi menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala hingga menjelang Idulfitri. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang terlalu tinggi.
“Jika ditemukan praktik yang merugikan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Pemerintah Kecamatan Jelbuk berharap kegiatan sidak ini dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir mengawasi peredaran dan harga kebutuhan pokok di pasar, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih tenang menjelang Hari Raya Idulfitri. (ama)