Sinergi Muspika Panti dan BPBD Jember, Bangun Kembali Rumah Lansia Korban Angin Kencang
- 16 Maret 2026
- Dibaca 221 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Muspika Panti dan BPBD Jember, Bangun Kembali Rumah Lansia Korban Angin Kencang
JEMBER, 16 MARET 2026 - Semangat gotong royong kembali membumbung di Kecamatan Panti. Melalui kolaborasi apik antara unsur Muspika Panti dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Sumiati, seorang lansia sebatang kara di Desa Serut, kini akhirnya memiliki hunian yang layak setelah rumahnya hancur diterjang bencana angin kencang, Senin 16 Maret 2026.
Sebelumnya, kondisi tempat tinggal Ibu Sumiati sangat memprihatinkan akibat dampak cuaca ekstrem tersebut. Menurut keterangan Kepala Desa Serut, Abdul Asis, warganya itu kehilangan tempat bernaung yang memadai dan sempat terpaksa bertahan di bawah selembar terpal tanpa atap yang tetap.
"Alhamdulillah, berkat kebersamaan ini, Ibu Sumiati kini sudah memiliki tempat tinggal yang layak," ungkap Abdul Asis penuh syukur.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kembali rumah bagi korban bencana ini tidak lepas dari kuatnya koordinasi antara instansi pemerintah, relawan, dan kepedulian masyarakat sekitar.
"Keberhasilan ini adalah buah dari sinergi kita semua. Kami mengapresiasi kerelaan warga dan relawan yang bahu-membahu membantu sesama yang terdampak bencana," tegas Hendra.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons darurat terhadap warga rentan, khususnya mereka yang menjadi korban bencana alam.
Selain pembangunan fisik rumah secara gotong royong, tim gabungan juga menyerahkan paket bantuan logistik berupa kasur dan perlengkapan tidur, peralatan dapur dan perlengkapan kebersihan, serta paket sembako untuk kebutuhan harian.
"Kami bersama Bapak Camat Panti, Kepala Desa Serut, pengurus RT/RW, dan para relawan berinisiatif melakukan gerakan sosial ini untuk membangun kembali rumah Ibu Sumiati secara gotong royong," ujar Edy saat ditemui di lokasi.
Suasana haru menyelimuti momen penyerahan kunci rumah secara simbolis. Ibu Sumiati tampak tak kuasa menahan bahagia saat menerima kembali hunian barunya. Kehadiran rumah ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik bagi Ibu Sumiati, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat kepedulian di wilayah Kecamatan Panti tetap kokoh di tengah tantangan bencana.