logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

49 Guru Ngaji Desa Gugut Terima Insentif, Bukti Kepedulian Gus Bupati pada Pejuang Pendidikan Al-Qur’an

  • 15 Maret 2026
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
49-guru-ngaji-desa-gugut-terima-insentif-bukti-kepedulian-gus-bupati-pada-pejuang-pendidikan-al-quran-20260315

49 Guru Ngaji Desa Gugut Terima Insentif, Bukti Kepedulian Gus Bupati pada Pejuang Pendidikan Al-Qur’an

JEMBER, 15 MARET 2026 - Suasana penuh kebahagiaan terlihat di Pendopo Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, pada Sabtu 15 Maret 2026. Sebanyak 49 guru ngaji menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Jember sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membimbing generasi muda mempelajari Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.

Para guru ngaji yang hadir tampak sumringah sejak pagi hari. Mereka berkumpul di pendopo desa dengan penuh rasa syukur karena perhatian pemerintah terhadap pengabdian mereka yang selama ini dilakukan secara tulus di tengah masyarakat.
Program insentif guru ngaji ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Jember terhadap para tokoh agama yang berperan penting dalam membangun karakter dan moral generasi muda. Melalui kegiatan mengajar mengaji di mushola, masjid, maupun di rumah-rumah warga, para guru ngaji telah menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang religius dan berakhlak.
Penyerahan insentif kepada para guru ngaji tersebut dilakukan secara langsung oleh pihak Bank Jatim yang dipercaya sebagai mitra penyalur. Dalam kegiatan tersebut, proses penyerahan juga didampingi oleh perwakilan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang turut memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.
Selain itu, kegiatan penyaluran insentif ini juga mendapatkan perhatian dari pihak Kecamatan Rambipuji. Monitoring langsung dilakukan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) bersama Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Rambipuji guna memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan sesuai dengan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya.
Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mengawal program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan para tokoh agama dan pengajar Al-Qur’an.
Kepala Desa Gugut, Pusriyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa insentif guru ngaji merupakan bentuk perhatian dan penghargaan dari Bupati Jember terhadap para pengabdi di bidang pendidikan keagamaan.
Menurutnya, para guru ngaji selama ini memiliki peran besar dalam membimbing anak-anak dan masyarakat agar lebih dekat dengan Al-Qur’an serta memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Insentif guru ngaji ini merupakan bentuk apresiasi dari Gus Bupati kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan dirinya untuk membimbing masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempelajari Al-Qur’an,” ujar Pusriyanto.
Ia juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga dapat memberikan semangat bagi para guru ngaji untuk terus mengabdikan diri dalam membina umat.
Lebih lanjut, Pusriyanto mengungkapkan bahwa keberadaan guru ngaji di desa memiliki peran strategis dalam membangun fondasi moral masyarakat. Melalui kegiatan mengaji yang dilakukan secara rutin, anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendapatkan pendidikan karakter, sopan santun, serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.
“Para guru ngaji adalah pahlawan tanpa tanda jasa di bidang pendidikan agama. Mereka dengan sabar dan penuh keikhlasan membimbing anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan berilmu,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan guru ngaji, Nyai Nurhasanah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya kepada Gus Bupati yang telah memberikan perhatian kepada para guru ngaji.
Ia mengaku sangat bersyukur atas adanya program insentif tersebut karena menjadi bentuk pengakuan atas pengabdian para guru ngaji yang selama ini dilakukan dengan penuh keikhlasan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gus Bupati yang telah peduli kepada para guru ngaji. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, umur panjang, serta keberkahan dalam memimpin Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Nyai Nurhasanah juga mendoakan agar berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Ia berharap visi besar pembangunan daerah dapat benar-benar terwujud sehingga masyarakat Jember dapat merasakan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

“Semoga Jember Baru Jember Maju Cepat benar-benar terwujud, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya dengan penuh harap.

Program insentif guru ngaji sendiri merupakan salah satu program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain memberikan dukungan kepada para guru ngaji, program ini juga menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap pentingnya pendidikan keagamaan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dengan adanya insentif ini, para guru ngaji diharapkan semakin termotivasi untuk terus mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Di Desa Gugut sendiri, kegiatan mengaji menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Hampir setiap sore hingga malam hari, anak-anak berkumpul di mushola dan masjid untuk belajar membaca Al-Qur’an di bawah bimbingan para guru ngaji.

Tradisi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi salah satu kekuatan sosial yang menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Karena itu, dukungan dari pemerintah daerah melalui program insentif guru ngaji dinilai sangat penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.

Selain memberikan penghargaan kepada para guru ngaji, program ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

Monitoring yang dilakukan oleh pihak kecamatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa program berjalan dengan transparan dan tepat sasaran.

Dengan adanya pengawasan tersebut, diharapkan seluruh proses penyaluran insentif dapat berlangsung secara tertib dan akuntabel.

Kegiatan penyerahan insentif guru ngaji di Pendopo Desa Gugut berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Para penerima tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah desa, kecamatan, dan para tokoh agama yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan.

Para guru ngaji sebagai penjaga moral masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik.

Melalui dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, diharapkan para guru ngaji dapat terus menjalankan perannya dengan penuh semangat dan keikhlasan.

Program insentif guru ngaji ini juga menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Dengan adanya perhatian terhadap para guru ngaji, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin erat serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Jember yang lebih maju, religius, dan sejahtera.

Kebahagiaan yang terpancar dari wajah para guru ngaji pada hari itu menjadi bukti bahwa perhatian sekecil apapun dari pemerintah dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

Semangat pengabdian para guru ngaji pun diharapkan akan terus menyala, menjadi cahaya yang menerangi generasi penerus bangsa melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang mereka ajarkan setiap hari. (sai)

Galeri Foto