logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Sinergi TNI dan Pemkab Jember: Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Resmi Dimulai

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 613 Kali
Bagikan Via:
sinergi-tni-dan-pemkab-jember-ground-breaking-jembatan-perintis-garuda-resmi-dimulai-20260330

Sinergi TNI dan Pemkab Jember: Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Resmi Dimulai

JEMBER, 30 MARET 2026 – Sebuah langkah nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan kembali terukir di Kabupaten Jember. Pada Senin pagi, 30 Maret 2026, telah dilaksanakan seremoni Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Jembatan ini menjadi akses krusial yang menghubungkan dua wilayah, yakni Desa Pakis di Kecamatan Panti dan Desa Badean di Kecamatan Bangsalsari.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, menunjukkan betapa strategisnya proyek ini bagi masyarakat lokal. Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 083/Bdj, perwakilan Sekretaris Daerah Kabupaten Jember yang diwakili oleh Camat Bangsalsari dan Camat Panti, Kajari Jember, Pengadilan Negeri Jember, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kuatnya sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah. Hal ini terlihat dari kehadiran Kabag Ops Polres Jember, Kasiter Korem 083/Bdj, para Pasi Kodim 0824/Jember, hingga unsur Muspika dari dua kecamatan.

"Proyek ini adalah wujud nyata kolaborasi antara Kodim 0824 dengan Pemkab Jember untuk menjawab aspirasi warga di tingkat akar rumput," kata Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono.

Bambang berharap pembangunan jembatan yang sedang dibangun ini bisa memutus rantai hambatan bagi anak-anak sekolah. Karena menurutnya selama ini, mereka harus memutar jalan cukup jauh atau nekat menyeberangi sungai yang membahayakan saat arus deras.

"Manfaat lainnya adalah kecepatan dan efisiensi distribusi hasil pertanian dari masyarakat Dusun Karangpakel dan sekitarnya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal," kata Bambang.

Sinergitas kewilayahan juga disebut Bambang menjadi bukti kehadiran negara dan TNI dalam pembangunan fisik yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat desa.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat. Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Desa Pakis dan Desa Badean kini menatap masa depan mobilitas yang lebih aman dan produktif.

"Semoga bisa selesai tepat waktu guna mendukung kelancaran aktivitas warga di kedua wilayah kecamatan ini," pungkas Camat Bambang. (yun)

Galeri Foto