Gerakan 1.200 Nakes Digencarkan, Ibu Hamil di Wuluhan Jalani USG dan Edukasi Kehamilan
- 25 Mei 2026
- Dibaca 268 Kali
Bagikan Via:
Gerakan 1.200 Nakes Digencarkan, Ibu Hamil di Wuluhan Jalani USG dan Edukasi Kehamilan
JEMBER, 25 MEI 2026 – Pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil terus diperkuat di Kabupaten Jember. Salah satunya melalui gerakan 1.200 tenaga kesehatan (nakes) yang digelar untuk menekan angka stunting serta angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Program tersebut tampak dalam pemeriksaan ultrasonografi (USG) ibu hamil di Puskesmas Wuluhan, Selasa, 19 Mei 2026. Camat Wuluhan yang diwakili Kasi PMKS Kecamatan Wuluhan Heryani, S.E., hadir memantau langsung dan melihat jalannya pemeriksaan bersama dokter spesialis kandungan.
Sejumlah ibu hamil tampak mengikuti pemeriksaan secara bergantian. Mereka mendapatkan pemantauan kondisi janin sekaligus konsultasi mengenai kesehatan selama masa kehamilan. Pemeriksaan itu juga didampingi Kepala Puskesmas Wuluhan Ns. Andi Sukismanto, S.Kep., bersama bidan dan perawat Puskesmas Wuluhan.
Andi mengatakan, pemeriksaan rutin penting dilakukan untuk mendeteksi lebih dini risiko gangguan kehamilan. Dengan pemantauan berkala, kondisi ibu maupun janin dapat diketahui sejak awal sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
“USG rutin membantu tenaga kesehatan memantau perkembangan janin dan kondisi ibu hamil. Jika ditemukan risiko tertentu, penanganannya bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan USG, para ibu hamil juga mendapat edukasi langsung dari dokter spesialis kandungan terkait pola hidup sehat selama masa kehamilan. Mulai dari menjaga asupan gizi, rutin memeriksakan kandungan, hingga menjaga aktivitas fisik agar kondisi tubuh tetap prima.
Dokter spesialis kandungan juga menyarankan ibu hamil melakukan olahraga ringan secara rutin, seperti gerakan squat ringan setelah salat dan jalan kaki santai dua hingga tiga kali dalam sepekan. Aktivitas tersebut dinilai dapat membantu menjaga kebugaran tubuh ibu selama kehamilan.
Andi turut menyampaikan apresiasi kepada dokter spesialis kandungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, kolaborasi tenaga kesehatan sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kecamatan Wuluhan.
“Kami berterima kasih kepada dokter spesialis kandungan yang telah memberikan pemeriksaan dan edukasi secara langsung kepada ibu hamil. Kegiatan ini sangat membantu upaya deteksi dini risiko kehamilan,” katanya.
Sementara itu, Kasi PMKS Kecamatan Wuluhan Heryani menyebut gerakan 1.200 nakes menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
“Pemeriksaan seperti ini harus terus dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi bisa dipantau sejak dini. Harapannya, angka stunting, AKI, dan AKB di Kabupaten Jember dapat terus ditekan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kehamilan semakin meningkat sehingga kesehatan ibu dan bayi dapat terjaga hingga proses persalinan. (riz)