logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Asesmen dan Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang, Kebakaran dan Longsor di Tiga Kecamatan

  • 20 Mei 2026
  • Dibaca 74 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-asesmen-dan-salurkan-bantuan-untuk-korban-angin-kencang-kebakaran-dan-longsor-di-tiga-kecamatan-20260520

BPBD Jember Asesmen dan Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang, Kebakaran dan Longsor di Tiga Kecamatan

JEMBER, 20 MEI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen Jitupasna sekaligus pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak bencana angin kencang, kebakaran rumah, dan tanah longsor di tiga wilayah berbeda, Selasa, 19 Mei 2026 malam. Kegiatan tersebut dilakukan di Kecamatan Gumukmas, Puger, dan Tanggul sebagai bentuk percepatan penanganan pascabencana.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran asesmen dan distribusi bantuan meliputi Dusun Kapitan, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas; Dusun Krajan II, Desa Grenden, Kecamatan Puger; serta Dusun Krajan I, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul.

Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Jember, Anang Dwi Resdianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut laporan kejadian bencana yang berdampak pada kerusakan rumah warga dan lingkungan sekitar.

“BPBD Jember bergerak cepat melakukan kaji cepat, asesmen Jitupasna, serta mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi setelah kejadian,” ujarnya.

Peristiwa pertama terjadi di Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas. Hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang pada Minggu, 17 April 2026 menyebabkan atap rumah milik Sri Wahyuni mengalami kerusakan ringan dengan ukuran sekitar 3,5 meter x 6 meter. Hingga kini rumah tersebut masih belum dilakukan perbaikan.

Sementara itu, di Desa Grenden, Kecamatan Puger, kebakaran rumah terjadi pada Senin, 4 April 2026 sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang membakar bagian atap rumah milik Senapi. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar rumah sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerusakan yang terjadi dikategorikan rusak ringan dengan luas terdampak sekitar 7 meter x 5 meter.

Adapun kejadian tanah longsor terjadi di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Longsor dipicu hujan deras yang menyebabkan debit sungai meningkat pada 15 Desember 2025 lalu. Akibatnya, bantaran sungai longsor dengan kedalaman sekitar empat meter dan lebar delapan meter hingga mengancam pondasi dapur rumah milik Bayu Setya Budi.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember menyalurkan berbagai bantuan logistik berupa paket sembako, paket kebersihan, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, sandang, family kit, hingga terpal untuk warga terdampak.

Anang menambahkan, BPBD Jember juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa dan merekomendasikan penanganan lanjutan kepada dinas terkait serta pemerintah desa setempat.

“Untuk penanganan permanen, kami rekomendasikan tindak lanjut kepada instansi terkait agar proses rehabilitasi pascabencana dapat segera dilakukan,” katanya.

Kegiatan asesmen dan distribusi bantuan tersebut melibatkan personel BPBD Jember bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Hingga saat ini kondisi di lokasi bencana dilaporkan aman dan kondusif. (tgh)

Galeri Foto