logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Siswa Disabilitas Netra se-Sekarkijang Tingkatkan Literasi Keuangan Lewat Buku Braille

  • 12 Oktober 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
siswa-disabilitas-netra-se-sekarkijang-tingkatkan-literasi-keuangan-lewat-buku-braille-20261013

Siswa Disabilitas Netra se-Sekarkijang Tingkatkan Literasi Keuangan Lewat Buku Braille

JEMBER, 12 OKTOBER 2026 - Momen peringatan Hari Tongkat Putih Internasional menjadi langkah nyata dalam mendorong inklusivitas keuangan bagi kelompok penyandang disabilitas. Bertempat di Aula Bank Indonesia Jember, sebanyak 80 peserta perwakilan SLB dari wilayah Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang berkumpul dalam acara peringatan Hari Tongkat Putih Internasional sekaligus Sosialisasi Buku “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”, Senin 12 Oktober 2026.

Kegiatan kolaboratif antara SLB Negeri Jember dan Bank Indonesia ini bertujuan mengenalkan serta memperdalam pemahaman nilai dan fungsi mata uang Rupiah kepada peserta didik dengan hambatan penglihatan.

Sinergi kuat antarinstansi tampak jelas dari sambutan hangat yang disampaikan para tokoh dan pimpinan lembaga yang hadir.

Kepala SLB Negeri Jember, Jariyatur Robiah, S.Pd., mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

"Hari Tongkat Putih bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat bagi kita semua akan pentingnya kemandirian dan kesetaraan hak bagi anak-anak disabilitas netra. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, kami ingin membekali peserta didik dengan pemahaman literasi keuangan sejak dini, sehingga mereka memiliki rasa percaya diri dan kemandirian yang lebih kuat dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jariyatur Robiah dalam sambutannya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Sri Rahayu Wilujeng. Ia menegaskan pentingnya pemenuhan hak-hak disabilitas secara inklusif di berbagai sektor.

"Pemerintah Daerah Jember sangat mengapresiasi terobosan edukasi ini. Anak-anak disabilitas netra memiliki potensi besar yang perlu terus kita dukung bersama. Kehadiran program literasi keuangan berbasis aksesibilitas ini merupakan wujud nyata perlindungan dan pemberdayaan anak, menuju Kabupaten Jember yang semakin ramah dan inklusif," ungkap Sri Rahayu Wilujeng.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jember, Iqbal Reza Nugraha, menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali dalam program edukasi Rupiah.

"Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, termasuk saudara-saudari kita penyandang disabilitas netra. Melalui peluncuran dan sosialisasi Buku Braille 'Cinta, Bangga, Paham Rupiah', kami berharap teman-teman disabilitas tidak hanya mengenali bentuk fisik uang, tetapi juga memahami nilai, fungsi, serta cara merawat Rupiah dengan baik sebagai bentuk rasa cinta tanah air," ungkap Iqbal Reza Nugraha.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan plakat Uang Rupiah Khusus Bersambung (Uncut Banknotes) serta penyerahan secara simbolis Buku Braille Literasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Suasana makin menyentuh saat perwakilan siswa-siswi SLB membacakan buku braille tersebut secara bergantian. Setelah itu, acara dihangatkan dengan penampilan lagu dari Bulan, siswi SLB Darma Wanita Situbondo.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi tentang literasi keuangan oleh perwakilan dari Bank Indonesia Jember, yang memberikan edukasi interaktif serta membagikan kenang-kenangan dan hadiah menarik bagi para peserta yang hadir. (ysf)

Galeri Foto