Sosialisasi Cinta Rupiah Sasar Penerima Bansos di Dusun Gunungmalang
- 02 Oktober 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Sosialisasi Cinta Rupiah Sasar Penerima Bansos di Dusun Gunungmalang
JEMBER, 02 OKTOBER 2026 – Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe kembali turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan gerakan Cinta Rupiah kepada para penerima bantuan sosial (bansos) di salah satu wilayah Dusun Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, Kamis 01 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat penerima bansos untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menghargai, menggunakan, dan menjaga rupiah sebagai mata uang negara.
Sosialisasi dilakukan dengan berpindah wilayah RW walau masih di sekitar Dusun Karang Kebon Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe, hal ini dilakukan agar informasi mengenai Cinta Rupiah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Para penerima bansos yang hadir mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai pentingnya menggunakan rupiah dalam berbagai transaksi serta menjaga kondisi uang rupiah agar tetap layak digunakan.
Kegiatan tersebut juga didampingi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pendamping turut membantu memberikan pemahaman kepada penerima manfaat sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Dalam sosialisasi, masyarakat diajak untuk memahami bahwa rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan negara. Karena itu, masyarakat memiliki peran dalam menjaga dan memperlakukan uang rupiah dengan baik dalam aktivitas sehari-hari.
Pendamping PKH Kecamatan Sumberjambe, Mahrus, mengatakan kegiatan sosialisasi secara langsung kepada penerima bansos menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya Cinta Rupiah. Menurutnya, masyarakat lebih mudah memahami ketika informasi disampaikan secara sederhana dan dekat dengan aktivitas sehari-hari.
“Kalau disampaikan langsung seperti ini, masyarakat lebih mudah memahami. Kita tidak hanya menjelaskan bahwa rupiah harus digunakan, tetapi juga bagaimana memperlakukan uang dengan baik. Misalnya jangan diremas atau dicoret-coret, kemudian kalau bertransaksi ya menggunakan rupiah. Hal-hal sederhana seperti ini justru penting untuk terus diingatkan,” ujar Mahrus.
Ia menambahkan, perpindahan lokasi sosialisasi dari satu RW ke RW lainnya diharapkan membuat jangkauan informasi semakin luas. Para penerima bansos yang mengikuti kegiatan juga diharapkan dapat menyampaikan kembali informasi tersebut kepada anggota keluarga maupun masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap sosialisasi ini bisa terus dilakukan di wilayah yang berbeda. Masyarakat yang sudah mendapatkan informasi bisa ikut menyampaikan kepada keluarga dan tetangganya. Jadi pesan tentang Cinta Rupiah tidak hanya berhenti pada peserta yang hadir, tetapi bisa menyebar ke lingkungan sekitar,” lanjut Mahrus.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di lingkungan tempat tinggal mereka. Pendekatan langsung dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh informasi sekaligus memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, penerima bansos diharapkan semakin memahami pentingnya menggunakan dan menjaga rupiah. Edukasi mengenai Cinta Rupiah juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memperlakukan mata uang nasional dengan baik dalam setiap aktivitas ekonomi.
Kegiatan pelayanan dan edukasi masyarakat di Kecamatan Sumberjambe tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam memperkuat edukasi serta pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (wd)