logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Sugiarto Melihat Senyum Para Marbot dan Ketua Pengajian Saat Buka Rekening Insentif

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
sugiarto-melihat-senyum-para-marbot-dan-ketua-pengajian-saat-buka-rekening-insentif-20261008

Sugiarto Melihat Senyum Para Marbot dan Ketua Pengajian Saat Buka Rekening Insentif

JEMBER, 07 OKTOBER 2026 – Suasana berbeda terlihat di Pendopo Kecamatan Kaliwates, Rabu 07 Oktober 2026. Sejumlah ketua pengajian dan marbot masjid dari seluruh kelurahan di Kecamatan Kaliwates tampak antusias mengikuti proses pembukaan rekening Bank Jatim sebagai salah satu tahapan awal untuk menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Bagi Sugiarto Kurniawan, pendamping ketua pengajian dan marbot masjid Kelurahan Kaliwates, kegiatan tersebut bukan sekadar proses membuka rekening. Di balik kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu, ia melihat kegembiraan para calon penerima insentif yang merasa mendapat perhatian atas pengabdian mereka selama ini.

Dari Kelurahan Kaliwates, sebanyak tujuh marbot masjid dan 27 ketua kelompok pengajian mengikuti proses pembukaan rekening. Mereka datang dengan antusias dan menjalani setiap tahapan administrasi dengan harapan insentif yang dijanjikan dapat segera diterima.

Sugiarto mengatakan, pembukaan rekening tersebut menjadi langkah awal yang membuat para calon penerima insentif semakin bersemangat. Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah menjadi bentuk penghargaan terhadap mereka yang selama ini menjalankan peran di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya langkah awal ini. Bagi para ketua pengajian dan marbot masjid, pembukaan rekening ini memberikan semangat dan kebahagiaan tersendiri karena mereka merasa diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” ujar Sugiarto.

Ia melihat sendiri bagaimana para calon penerima insentif mengikuti proses pembukaan rekening dengan penuh antusias. Meski harus menjalani proses administrasi, mereka tetap terlihat bersemangat karena kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan untuk mendapatkan insentif.

Menurut Sugiarto, kebahagiaan itu terlihat sederhana. Ada rasa senang ketika mereka mengetahui bahwa pengabdian yang selama ini dilakukan mendapatkan perhatian dari pemerintah. Terlebih, bagi sebagian marbot dan ketua pengajian, insentif tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mendukung kebutuhan mereka.

“Sejak pagi sampai siang, saya melihat para marbot dan ketua pengajian begitu antusias. Mereka menjalani proses pembukaan rekening dengan senang hati. Bagi mereka, ini bukan hanya soal rekening, tetapi ada rasa bahagia karena apa yang selama ini mereka lakukan di masyarakat mendapat perhatian,” katanya.

Sugiarto juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang memulai proses pemberian insentif melalui pembukaan rekening tersebut. Ia berharap tahapan berikutnya dapat berjalan lancar sehingga para calon penerima tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan hak yang telah dipersiapkan pemerintah.

“Ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Harapan kami proses selanjutnya juga bisa berjalan lancar sehingga insentif tersebut segera diterima oleh para ketua pengajian dan marbot masjid. Insyaallah, insentif ini bisa memberikan manfaat dan semakin memacu semangat mereka dalam menjalankan pengabdian,” ungkapnya.

Bagi para marbot masjid, perhatian tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap peran mereka dalam menjaga kebersihan, kenyamanan dan kesiapan masjid untuk digunakan masyarakat. Sementara bagi para ketua kelompok pengajian, perhatian tersebut menjadi dorongan untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan dan menjaga kebersamaan di lingkungan masing-masing.

Sugiarto berharap pemberian insentif nantinya tidak hanya dipandang dari nilai yang diterima, tetapi juga sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang aktif menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan.

“Semoga dengan adanya perhatian seperti ini, para ketua pengajian dan marbot semakin semangat. Mereka selama ini sudah banyak membantu masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan pelayanan di lingkungan. Mudah-mudahan apa yang diberikan pemerintah bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus mengabdi,” tuturnya.

Kegiatan pembukaan rekening di Pendopo Kecamatan Kaliwates pun menjadi awal yang penuh harapan bagi para calon penerima insentif. Bagi Sugiarto, melihat antusiasme dan kebahagiaan mereka menjadi pengalaman tersendiri. Ia berharap senyum yang terlihat saat proses pembukaan rekening tersebut nantinya berlanjut ketika insentif benar-benar diterima.

Dengan tujuh marbot masjid dan 27 ketua kelompok pengajian dari Kelurahan Kaliwates yang mengikuti tahapan tersebut, Sugiarto melihat ada semangat baru di tengah masyarakat. Sebuah perhatian yang dimulai dari pembukaan rekening, tetapi bagi para penerimanya memiliki makna lebih besar: mereka merasa pengabdian yang dilakukan selama ini tidak luput dari perhatian pemerintah. (anr)

Galeri Foto