Sukses Gelar Upacara Penurunan Bendera, Camat Ajung Apresiasi Kerja Keras Panitia dan Paskibra
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Sukses Gelar Upacara Penurunan Bendera, Camat Ajung Apresiasi Kerja Keras Panitia dan Paskibra
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, ditutup secara khidmat melalui Upacara Penurunan Duplikat Bendera Sang Merah Putih pada Minggu sore 17 Agustus 2026.
Bertempat di Sekolah Rakyat Terintegritas 1 Jember, upacara berlangsung tertib dan lancar. Ratusan peserta hadir memenuhi lapangan, mulai dari jajaran Muspika, aparatur desa, tokoh agama, pelajar, hingga organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat.
Sejak pukul 15.00 WIB, para peserta telah berbaris rapi di bawah langit sore yang cerah. Suasana hening dan penuh rasa hormat menyelimuti arena saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Ajung melangkah tegap menuju tiang bendera.
Dengan ketepatan formasi dan kedisiplinan tinggi, para pelajar terpilih dari berbagai sekolah menengah di wilayah Ajung tersebut berhasil menjalankan tugas penurunan bendera secara sempurna tanpa kendala teknis.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berkumandang mengiringi prosesi penurunan bendera menambah nuansa haru dan patriotisme. Usai diturunkan dan dilipat rapi, bendera diserahkan kembali kepada Inspektur Upacara diiringi tepuk tangan penuh kebanggaan dari para undangan dan warga.
Camat Ajung, Muhammad Beni Sifak Kurniawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan sejak pagi hingga sore hari.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara, mulai dari detik-detik proklamasi di pagi hari hingga penurunan bendera sore ini, berjalan lancar, aman, dan sangat khidmat. Kesuksesan ini buah dari kerja sama solid seluruh unsur Muspika, panitia, pelatih, serta adik-adik Paskibra yang berlatih tanpa lelah," ujar Beni.
Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan momentum kemerdekaan untuk mempererat kerukunan dan persatuan sosial di tengah keberagaman warga.
"Semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti saat bendera selesai diturunkan. Justru dari sini, tugas kita bersama adalah merawat semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Tantangan pembangunan ke depan membutuhkan sinergi kokoh antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan generasi muda," tambahnya.
Setelah upacara dibubarkan, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara jajaran Forkopimcam, pelatih unsur TNI/Polri, dan seluruh anggota Paskibra. Suasana haru dan bangga mewarnai tepi lapangan saat warga berbondong-bondong memberikan ucapan selamat kepada para petugas. (ar)