Sulap Limbah Kulit Polo Pendem Jadi POC, Pemdes Subo Dorong Pertanian Berkelanjutan
- 20 Juni 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Sulap Limbah Kulit Polo Pendem Jadi POC, Pemdes Subo Dorong Pertanian Berkelanjutan
JEMBER, 20 JUNI 2026 - Pemerintah Desa Subo melakukan terobosan inovatif dengan menyulap limbah kulit polo pendem (umbi-umbian) menjadi campuran fermentasi Pupuk Organik Cair (POC) bernilai guna. Aksi nyata pelestarian lingkungan ini dilakukan langsung oleh seluruh perangkat desa se-Kecamatan Pakusari dan UPTD Puskesmas Pakusari di Balai Desa Subo pada Jumat, 19 Juni 2026, sesaat setelah mereka menyelesaikan kegiatan senam kebugaran bersama.
Limbah kulit polo pendem yang biasanya dibuang begitu saja dan menjadi sampah domestik, kini dikumpulkan secara kolektif di area balai desa. Setiap perangkat desa yang hadir dari berbagai penjuru Kecamatan Pakusari turut membawa sisa-sisa kulit umbi-umbian dari wilayah mereka masing-masing.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengurangi volume sampah organik sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis pupuk mandiri.Kepala Desa Subo, Fitriyatun Navilah, menegaskan bahwa pemerintah desa harus menjadi motor penggerak utama dalam memanfaatkan potensi lokal, termasuk dalam hal pengelolaan limbah yang selama ini dipandang sebelah mata.
"Setelah senam bersama untuk menyegarkan badan, kami langsung bergerak mengumpulkan kulit polo pendem (umbi-umbian) yang dibawa oleh seluruh perangkat desa dan tim Puskesmas. Limbah yang biasanya dibuang ini sengaja kami kumpulkan di Balai Desa Subo untuk dijadikan bahan campuran fermentasi Pupuk Organik Cair (POC). Kami ingin Subo memelopori gerakan desa bersih yang produktif," ungkapnya.
Langkah progresif Pemerintah Desa Subo ini langsung mendapat respons positif dan dukungan penuh dari pihak kecamatan. Sekretaris Kecamatan Pakusari, Hari Sunarso, menilai aksi ini sebagai terobosan cerdas yang patut diapresiasi karena mampu mengintegrasikan kegiatan aparatur dengan solusi lingkungan.
"Pemerintah Kecamatan Pakusari sangat mendukung dan mengapresiasi langkah progresif yang diambil oleh Ibu Kades Subo. Menyelaraskan kegiatan olahraga dengan inovasi pemanfaatan limbah polo pendem menjadi POC adalah langkah cerdas. Ini membuktikan bahwa dengan komitmen kuat, sampah yang tadinya tidak bernilai bisa diubah menjadi solusi nyata bagi sektor pertanian kita. Kami berharap inovasi dari Desa Subo ini bisa ditiru dan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pakusari," tegas Hari Sunarso.
Proses pengumpulan ini menandai dimulainya gerakan pertanian berkelanjutan di wilayah Pakusari. Kulit polo pendem dinilai memiliki kandungan unsur hara mikro yang sangat baik untuk menunjang proses fermentasi bakteri dalam pembuatan POC. Melalui inovasi pengolahan limbah menjadi POC ini, Pemerintah Desa Subo dan pihak kecamatan berharap dapat menekan ketergantungan petani lokal terhadap pupuk kimia yang harganya kian melambung, sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih dan ramah ekosistem. (zal)