Sumur Mengering hingga Kedalaman 15 Meter, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air ke Warga Klayu
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 271 Kali
Bagikan Via:
Sumur Mengering hingga Kedalaman 15 Meter, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air ke Warga Klayu
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Kekeringan mulai semakin menyulitkan warga di Dusun Klayu, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sejumlah sumur warga yang menjadi sumber utama kebutuhan air bersih kini mengering akibat musim kemarau.
Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama PDAM melakukan distribusi air bersih ke wilayah terdampak pada Senin, 19 Oktober 2026.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih dalam satu tangki kepada warga. Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih yang ke-8 di wilayah Dusun Klayu.
“Warga di RT 04 RW 02 tidak memiliki jaringan pipanisasi yang mengalir ke rumah. Selama ini kebutuhan air bersih mengandalkan sumur. Namun, akibat musim kemarau, sumur warga dengan kedalaman sekitar 12 sampai 15 meter sudah mengering,” kata Septa Tri Satya Budi, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember.
Menurut Septa, kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air dari lokasi lain. Sebagian warga mengambil air bersih di kawasan Pasar Sapi yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman. Sementara warga lainnya terpaksa membeli air dalam galon.
Untuk kebutuhan mandi dan mencuci, sebagian warga bahkan harus pergi ke sungai.
Berdasarkan pendataan BPBD, dampak kekeringan tidak hanya dirasakan warga RT 04 RW 02. Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) di RT 04 RW 02 terdampak, kemudian 74 KK di RT 02 RW 02 dan 72 KK di RT 03 RW 02.
“Total warga terdampak yang terdata berada di tiga RT di Dusun Klayu. Kondisi ini perlu mendapat penanganan berkelanjutan karena sumber air warga sudah mengering,” ujar Septa.
Distribusi air bersih tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Wadul Gus e ID WhatsApp. Laporan disampaikan Lusiana dari RT 04 RW 02 yang mengadukan kesulitan air bersih akibat kekeringan.
Tim BPBD bergerak menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Selain mendampingi distribusi air bersih, TRC-PB BPBD juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD juga telah menempatkan empat tandon air untuk mendukung penyimpanan dan distribusi air kepada warga.
Dengan tambahan distribusi pada 19 Oktober, total air bersih yang telah disalurkan ke wilayah tersebut mencapai 22.500 liter.
BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan setiap tiga hari sekali dengan menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter. Penanganan juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi jangka lebih panjang terhadap persoalan sumber air dan jaringan distribusi.
“Untuk sementara, bantuan air bersih perlu dilakukan secara berkala agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Penanganan lebih lanjut juga perlu dikoordinasikan dengan dinas terkait,” kata Septa.
Distribusi air bersih melibatkan BPBD Kabupaten Jember, PDAM, perangkat RT/RW, serta warga setempat. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan kendala berarti. (tgh)