logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Warga Mengering, 191 KK di Dusun Klayu Jember Terpaksa Cari Air hingga 1 Kilometer

  • 25 Oktober 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
sumur-warga-mengering-191-kk-di-dusun-klayu-jember-terpaksa-cari-air-hingga-1-kilometer-20261025

Sumur Warga Mengering, 191 KK di Dusun Klayu Jember Terpaksa Cari Air hingga 1 Kilometer

JEMBER, 25 Oktober 2026 — Kekeringan mulai semakin menyulitkan warga di Dusun Klayu, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 191 kepala keluarga (KK) di tiga rukun tetangga terdampak krisis air bersih setelah sumur warga mengering akibat musim kemarau.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah tersebut, Minggu (25/10/2026).

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Septa Tri Satya Budi, mengatakan, distribusi dilakukan setelah BPBD menerima laporan melalui Wadul Gus e ID mengenai kesulitan air bersih yang dialami warga RT 04/RW 02 Dusun Klayu.

“Di wilayah ini belum ada pipanisasi yang mengalir ke rumah warga. Selama ini kebutuhan air bersih mengandalkan sumur. Namun, akibat kemarau, sumur warga sudah mengering,” kata Septa.

Menurut dia, kedalaman sumur warga yang mengering mencapai sekitar 12 hingga 15 meter. Kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga RT 04/RW 02, misalnya, harus mengambil air dari kawasan Pasar Sapi yang berjarak sekitar satu kilometer. Sebagian warga lainnya terpaksa membeli air dalam galon. Untuk kebutuhan mandi dan mencuci, warga bahkan harus pergi ke sungai.

“Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu RT. Ada 45 KK di RT 04/RW 02, 74 KK di RT 02/RW 02, dan 72 KK di RT 03/RW 02 yang terdampak,” ujar Septa.

BPBD bersama Perumdam Tirta Pandalungan kemudian melakukan distribusi air menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Air disalurkan ke sejumlah tandon yang telah disiapkan BPBD serta diberikan kepada warga.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD juga menyalurkan empat tandon air dan memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB setelah bergerak menuju lokasi sejak pukul 10.00 WIB. Distribusi selesai sekitar pukul 11.30 WIB.

Septa menyebut distribusi di Dusun Klayu merupakan penyaluran air bersih yang ke-10. Hingga Minggu, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan mencapai 32.500 liter.

BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih di wilayah terdampak dilakukan secara berkala, setidaknya setiap tiga hari sekali dengan tangki berkapasitas 5.000 liter.

Selain bantuan darurat, BPBD juga akan meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut, terutama terkait kebutuhan sumber dan jaringan air bersih bagi warga.

“Penanganan perlu dilanjutkan bersama dinas terkait agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi, terutama selama kondisi kemarau masih berlangsung,” kata Septa.

Distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Perumdam Tirta Pandalungan, perangkat RT/RW, dan warga setempat. BPBD memastikan pemantauan serta pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus dilakukan sesuai kondisi lapangan.(tgh)

Galeri Foto