Hujan Disertai Angin Kencang Picu Rumah Warga di Ambulu Ambruk, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Logistik
- 30 Januari 2026
- Dibaca 362 Kali
Bagikan Via:
Hujan Disertai Angin Kencang Picu Rumah Warga di Ambulu Ambruk, BPBD Jember Lakukan Asesmen dan Salurkan Bantuan Logistik
Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang kembali menyebabkan kerusakan rumah warga di Kabupaten Jember. Peristiwa ini terjadi di Dusun Tutul RT 01 RW 25, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 00.10 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan dikategorikan sebagai rusak ringan. Laporan resmi kejadian diterima oleh BPBD Kabupaten Jember pada pukul 08.15 WIB di hari yang sama.
Rumah yang terdampak diketahui milik Sidik (56 tahun), dengan jumlah penghuni sebanyak tiga jiwa. Berdasarkan hasil pendataan awal, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan bangunan berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak segera ditangani. Penyebab utama ambruknya atap rumah diduga karena konstruksi bangunan yang sudah tidak mampu menahan terpaan hujan dan angin kencang yang terjadi pada malam hari. Kondisi cuaca yang berlangsung cukup lama turut memperparah struktur bangunan sehingga menyebabkan kerusakan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan turun langsung ke lokasi kejadian. Pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, tim melaksanakan kegiatan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga terdampak. Selain itu, BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk respon cepat tanggap darurat. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako provinsi, terpal, alat kebersihan, selimut, lauk pauk, makanan siap saji, peralatan masak, peralatan makan, serta paket lansia.
Hingga saat ini, penghuni rumah masih menempati rumah tersebut dengan kondisi yang telah mendapat penanganan sementara. BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, khususnya di wilayah rawan bencana. Selain itu, BPBD merekomendasikan pemerintah desa bersama warga setempat untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan material bangunan yang rusak. Ke depan, Tim Jitupasna BPBD Kabupaten Jember juga akan diturunkan untuk melakukan penghitungan dampak kerugian sebagai dasar penanganan lanjutan pascabencana, dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, desa, Dinas Sosial, serta relawan terkait.