logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Warga Mengering, 80 KK di Dusun Rowo Mayang Andalkan Distribusi Air Bersih

  • 25 Oktober 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
sumur-warga-mengering-80-kk-di-dusun-rowo-mayang-andalkan-distribusi-air-bersih-20261025

Sumur Warga Mengering, 80 KK di Dusun Rowo Mayang Andalkan Distribusi Air Bersih

JEMBER 25 Oktober 2026 — Dampak musim kemarau membuat warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut kini mengandalkan bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak pada Minggu (25/10/2026). Distribusi tersebut merupakan penyaluran ke-12 untuk penanganan dampak bencana kekeringan di wilayah tersebut.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan kekeringan menyebabkan sumur-sumur warga di Dusun Rowo mengering. Kondisi itu membuat warga harus mencari sumber air lain yang jaraknya cukup jauh.

“Warga harus mengambil air dari sumber mata air yang berada di dekat sungai dengan jarak sekitar satu kilometer untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Iwan.

Menurut dia, kondisi sumber air alternatif juga belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan warga. Bahkan, sumur bor milik Pondok Pesantren At Thohiriyah yang sebelumnya menjadi salah satu sumber air saat ini mengalami penurunan debit.

“Debit air sumur bor juga mengecil. Untuk memenuhi kebutuhan pondok pesantren sendiri sudah kurang, sehingga warga sangat membutuhkan bantuan distribusi air bersih,” ujarnya.

Distribusi dilakukan setelah Pemerintah Desa Mrawan mengajukan permohonan bantuan melalui Surat Kepala Desa Mrawan Nomor 005/29/35.09.26.2001/2026 tentang Permohonan Bantuan Air Bersih.

Dalam kegiatan tersebut, TRC-PB BPBD Jember melakukan pendampingan distribusi air bersih bersama Perumdam Tirta Pandalungan. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke warga sekaligus mengisi empat tandon BPBD yang telah tersedia di lokasi.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di RT 02 RW 14 sebanyak 40 KK dan RT 01 RW 16 sebanyak 40 KK. Dengan demikian, total terdapat 80 KK yang terdampak kekurangan air bersih.

“Penyaluran dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan,” kata Iwan.

Hingga Minggu (25/10/2026), total air bersih yang telah didistribusikan dan tertampung di tandon BPBD di lokasi tersebut mencapai 60.000 liter.

BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berlangsung. BPBD juga akan meneruskan kondisi tersebut kepada perangkat daerah terkait agar penanganan sumber air dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

“Penanganan tidak hanya melalui distribusi air, tetapi juga perlu diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap sumber air warga,” ujar Iwan.

Kegiatan distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Perumdam Tirta Pandalungan, kepala dusun, ketua RT/RW, serta warga. Seluruh kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.(tgh)

Galeri Foto