Susuri Pematang Sawah, Tim Homecare Jember Jangkau Warga Stroke di Sumberjambe
- 24 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Susuri Pematang Sawah, Tim Homecare Jember Jangkau Warga Stroke di Sumberjambe
JEMBER, 24 OKTOBER 2026 – Keterbatasan akses menuju tempat tinggal tidak menghalangi tim Homecare Jember untuk menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan. Dalam kegiatan di Desa Sumberjambe, Kecamatan Sumberjambe, Jumat (23/10/2026), sebagian anggota tim harus berjalan kaki menyusuri pematang sawah karena lokasi rumah Yanto, 58 tahun, warga Kampung Gladak Langsep RT 004/RW 002, tidak dapat dijangkau menggunakan mobil. Yanto merupakan warga dengan riwayat hipertensi dan stroke yang membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatannya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program Homecare Jember yang digagas Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program ini berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil, memiliki keterbatasan mobilitas, atau menghadapi kendala untuk mendatangi fasilitas kesehatan secara mandiri.
Kondisi akses menuju rumah Yanto menggambarkan tantangan yang masih dihadapi sebagian masyarakat dalam memperoleh pelayanan. Selain berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, tempat tinggalnya juga dilaporkan memiliki kondisi yang kurang layak. Situasi tersebut menjadi perhatian dalam upaya mengidentifikasi kebutuhan warga, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi sosial dan lingkungan tempat tinggal.
Hipertensi dan stroke merupakan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian berkelanjutan. Pemantauan tekanan darah, kepatuhan terhadap pengobatan sesuai anjuran dokter, serta pemeriksaan lanjutan sangat penting bagi pasien. Pada warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, dukungan keluarga dan koordinasi dengan tenaga kesehatan juga diperlukan agar perawatan dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Horyakin, S.T., menyampaikan bahwa kunjungan langsung menjadi penting untuk menjangkau warga yang sulit memperoleh pelayanan karena kondisi geografis maupun keterbatasan fisik. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari lapangan dapat menjadi bahan koordinasi untuk menentukan kebutuhan tindak lanjut.
“Walaupun akses menuju rumah warga cukup sulit dan harus ditempuh dengan berjalan kaki, pelayanan tetap kami upayakan agar bisa menjangkau mereka yang membutuhkan. Dari kunjungan ini, kami juga dapat melihat kondisi warga secara langsung sehingga kebutuhan kesehatan maupun sosialnya bisa dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.
Pelaksanaan Homecare di Desa Sumberjambe melibatkan tim dokter dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumberjambe, unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, pemerintah kecamatan, serta pendamping sosial. Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan mendukung identifikasi kebutuhan warga dan membantu mengoordinasikan tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.
Bagi warga dengan penyakit kronis, pelayanan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatan dan mencegah komplikasi. Karena itu, kunjungan rumah diharapkan dapat menjadi penghubung antara kondisi nyata yang dihadapi warga dan layanan yang dapat diberikan oleh tenaga kesehatan maupun unsur pelayanan sosial.
Kunjungan kepada Yanto sekaligus menunjukkan pentingnya pelayanan publik yang memperhatikan kondisi geografis dan keterbatasan masyarakat. Melalui Homecare, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya menjangkau warga hingga ke lokasi yang sulit diakses, sehingga kebutuhan mereka dapat diketahui dan ditindaklanjuti berdasarkan kondisi di lapangan.
(wd)