logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Tim Peta Cinta Kecamatan Bangsalsari Lakukan Perekaman KTP di Rumah bagi Lansia

  • 13 Maret 2026
  • Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
tim-peta-cinta-kecamatan-bangsalsari-lakukan-perekaman-ktp-di-rumah-bagi-lansia-20260313

Tim Peta Cinta Kecamatan Bangsalsari Lakukan Perekaman KTP di Rumah bagi Lansia

JEMBER, 13 MARET 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Melalui program jemput bola, Tim Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari melakukan pelayanan on the spot berupa perekaman sidik jari dan proses pembuatan Kartu Keluarga (KK) bagi seorang lansia di Dusun Krajan A, Desa Bangsalsari, Kamis 12 Maret 2026.

Pelayanan tersebut diberikan kepada Darji (80), warga Dusun Kalisatan RT 001 RW 023 Desa Bangsalsari yang diketahui tidak memiliki dokumen administrasi kependudukan.

Selain itu, kondisi tempat tinggalnya juga dilaporkan tidak layak huni. Darji hidup seorang diri setelah istrinya meninggal dunia, sementara anak-anaknya merantau tanpa kabar dan tidak pernah menjenguk.

Tim dari Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari mendatangi langsung lokasi dengan membawa peralatan lengkap Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Dalam kegiatan tersebut, tim juga didampingi oleh Ketua RW setempat untuk memastikan proses pelayanan berjalan lancar.

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari, TKSK Pengawas Kecamatan Bangsalsari, staf PMKS Kecamatan Bangsalsari, dua anggota Satpol PP Kecamatan Bangsalsari, serta Ketua RW 023. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.

Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan jemput bola bagi masyarakat yang tidak memungkinkan datang langsung ke kantor kecamatan.

“Ini sudah kedua kalinya tim Kecamatan Bangsalsari melakukan perekaman jemput bola bagi masyarakat yang tidak memungkinkan melakukan perekaman di kecamatan sejak program Peta Cinta Gus Bupati diluncurkan, sebelumnya kami lakukan tindakan serupa pada warga Desa Petung,” ujar Bambang.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut melaporkan warga yang belum memiliki dokumen kependudukan, terutama bagi warga lanjut usia yang rentan terhadap berbagai persoalan sosial dan kesehatan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang melaporkan warga yang belum ber-KTP seperti Pak Darji. Apalagi usianya sudah sepuh dan rentan sakit. Dengan memiliki KTP, beliau akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan serta berpeluang mendapatkan bantuan pemerintah apabila memang memenuhi syarat,” tambahnya.

Saat ini proses pembuatan Kartu Keluarga untuk Darji masih berlangsung. Setelah KK selesai, tahap selanjutnya adalah perekaman data kependudukan melalui SIAK untuk pembuatan KTP elektronik yang dijadwalkan pada hari berikutnya.

Bambang juga menjelaskan bahwa keberadaan KTP sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Jember untuk mengakses berbagai program pemerintah, salah satunya program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga Jember mendapatkan layanan berobat gratis.

Program pelayanan jemput bola ini merupakan bagian dari program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) yang digagas Bupati Jember, Muhammad Fawait. Program tersebut diluncurkan pada 5 Januari 2026 untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el langsung di tingkat kecamatan.

Saat ini program Peta Cinta telah berjalan di 28 dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Sementara tiga kecamatan yang berada di wilayah kota tetap dilayani langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember.

Program ini juga didukung oleh hibah sebanyak 68 ribu blanko KTP dari pemerintah pusat sehingga diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan administrasi kependudukan bagi masyarakat di Kabupaten Jember. (yun)

Galeri Foto