Tanam Padi Serentak Jatim di Balung, Upaya Jaga Produksi Gabah di Tengah Tantangan Cuaca
- 24 April 2026
- Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
Tanam Padi Serentak Jatim di Balung, Upaya Jaga Produksi Gabah di Tengah Tantangan Cuaca
JEMBER, 24 APRIL 2026 - Gerakan tanam padi serentak se-Jawa Timur digelar di Desa Karangduren, Kecamatan Balung, Kamis 23 April 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produksi gabah di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Balung Agus Sucahyo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Hadir pula unsur TNI-Polri, Perum Bulog, serta petugas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang memberikan pendampingan teknis kepada petani.
Penanaman padi dilakukan secara simbolis di lahan persawahan warga sebagai tanda dimulainya gerakan serentak. Para petani bersama unsur pemerintah tampak terlibat langsung dalam proses tanam, menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung penguatan pertanian daerah.
Dalam kegiatan itu, petugas Tanaman Pangan dan Hortikultura turut memberikan edukasi terkait varietas padi yang digunakan, teknik budidaya berkelanjutan, hingga strategi menghadapi perubahan cuaca guna menjaga produktivitas panen.
Camat Balung Agus Sucahyo mengatakan, gerakan tanam serentak merupakan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan pangan di masa mendatang.
“Gerakan tanam serentak ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi upaya nyata untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Kami ingin memastikan produksi padi tetap terjaga, bahkan meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan bersama petugas pertanian akan terus memberikan pendampingan menyeluruh kepada petani.
“Kami akan mendampingi mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga panen. Dengan pendampingan ini, kami berharap petani bisa lebih optimal dalam mengelola usaha taninya,” kata dia.
Menurutnya, keterlibatan petugas Tanaman Pangan dan Hortikultura juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kapasitas petani.
“Peran penyuluh sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang teknik budidaya yang tepat, termasuk menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme masyarakat. Gerakan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya di Kecamatan Balung, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di Jawa Timur.