logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Tak Biarkan Korban Berjuang Sendiri, Warga Slawu Bersatu Bersihkan Sisa Kebakaran

  • 05 Juni 2026
  • Dibaca 81 Kali
Bagikan Via:
tak-biarkan-korban-berjuang-sendiri-warga-slawu-bersatu-bersihkan-sisa-kebakaran-20260606

Tak Biarkan Korban Berjuang Sendiri, Warga Slawu Bersatu Bersihkan Sisa Kebakaran

JEMBER, 05 JUNI 2026 – Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali terlihat di Lingkungan Sumberlangon, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Hanya selang beberapa hari setelah dua rumah milik Anwari dan Abdul Azis ludes dilalap si jago merah, puluhan warga setempat bersama aparat dan pemerintah kelurahan turun langsung membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa, Jumat 05 Juni 2026.

Sejak pagi, sekitar 30 warga, staf Kelurahan Slawu, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Penkab) Jember bergotong royong mengangkat material bangunan yang hangus terbakar. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat mereka bahu-membahu membersihkan lokasi agar lingkungan kembali aman dan nyaman.

Ketua RW 10 Sumberlangon, M. Yasin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas warga untuk membantu meringankan beban korban yang tengah menghadapi musibah.

"Begitu ada ajakan kerja bakti, warga langsung berdatangan untuk membantu. Ini membuktikan bahwa rasa kepedulian dan kebersamaan masyarakat masih sangat kuat," ujarnya.

Menurut Yasin, kerja bakti tidak hanya bertujuan membersihkan sisa kebakaran, tetapi juga menjadi simbol bahwa korban tidak sendirian menghadapi cobaan yang menimpa mereka.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Slawu, Oni Setyawan, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir mendampingi warga, terutama saat menghadapi musibah.

"Ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat. Semoga para korban segera bangkit dan dapat kembali menata kehidupannya," katanya.

Berkat kerja sama seluruh pihak, puing-puing bangunan yang sebelumnya berserakan mulai dibersihkan secara bertahap. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa di tengah musibah, semangat gotong royong dan kepedulian sosial tetap menjadi kekuatan terbesar masyarakat Sumberlangon. (rus)

Galeri Foto