Tiga Pilar Antirogo dan Warga Sigap Bergotong Royong Tangani Dampak Pohon Tumbang
- 09 April 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
Tiga Pilar Antirogo dan Warga Sigap Bergotong Royong Tangani Dampak Pohon Tumbang
JEMBER, 09 APRIL 2026 – Sinergi kuat antara aparatur keamanan dan masyarakat ditunjukkan saat bencana hidrometeorologi melanda Jalan Koptu Berlian, Lingkungan Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kamis siang, 09 April 2026. Menanggapi tumbangnya tiga pohon trembesi yang menimpa delapan rumah warga dan dua musala akibat hujan badai, unsur Tiga Pilar Kelurahan Antirogo langsung terjun ke lokasi untuk memimpin evakuasi darurat bersama warga setempat.
Kehadiran Lurah Antirogo, Teguh Tri Laksono, S.E., M.M., bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah kepungan batang pohon yang melintang, menjadi pemantik semangat warga untuk segera melakukan pembersihan. Dengan menggunakan gergaji mesin dan peralatan seadanya, tim gabungan bahu-membahu menyingkirkan dahan besar yang merusak atap hunian milik warga seperti Taufik, Juhairiyah, hingga Judi yang mengalami kerusakan pada bagian depan rumahnya.
Lurah Antirogo, Teguh Tri Laksono, menegaskan bahwa keselamatan warga dan pemulihan akses publik menjadi prioritas utama dalam aksi tanggap darurat ini. Ia mengapresiasi keberanian warga dan koordinasi instansi terkait yang bergerak tanpa menunggu waktu lama setelah kejadian.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras Ketua RW 12, RT 02, serta rekan-rekan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sejak menit awal sudah berada di lapangan. Meskipun delapan rumah tertimpa pohon dan aliran listrik terputus, berkat semangat gotong royong semua pihak, akses jalan yang semula tertutup total kini sudah bisa dilalui kendaraan kembali," ujar Teguh Tri Laksono di sela-sela pembersihan puing.
Teguh juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN dan BPBD untuk memastikan penanganan infrastruktur yang rusak berat dapat segera tuntas. Menurutnya, kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari ketangguhan kelurahan dalam menghadapi masa pancaroba.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Fokus kami sekarang adalah memastikan tim PLN bisa bekerja dengan tenang memperbaiki tiang listrik yang patah agar malam ini warga tidak kegelapan. Kami minta warga tetap waspada karena cuaca ekstrem di wilayah Jember masih sulit diprediksi," tambahnya.
Hingga sore hari, suasana di Lingkungan Jambuan berangsur kondusif. Meski pemadaman listrik masih berlangsung di beberapa titik selama proses perbaikan teknis, kehadiran Tiga Pilar di lokasi memberikan rasa tenang bagi para korban. Aparat setempat berkomitmen untuk terus memantau wilayah-wilayah rawan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. (dan)