Bunga Desaku Mini di Kaliwates, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Sebarluaskan Program Prioritas
- 13 Juli 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Kaliwates, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Sebarluaskan Program Prioritas
JEMBER, 13 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di Kantor Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Senin 13 Juli 2026.
Acara ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan pemerintah, legislatif, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, dan warga guna membedah berbagai program prioritas daerah secara transparan.
Hadir sebagai narasumber utama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hermin, S.Pd.I., M.Pd. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., Kepala Puskesmas Mangli, perwakilan RSUD dr. Soebandi, serta jajaran pengurus Laskar Sholawat Nusantara (LSN) Kabupaten Jember.
Dalam pemaparannya, Hermin mengupas tuntas sejumlah program unggulan yang digagas oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang berfokus pada kesejahteraan sosial, kesehatan, dan kemudahan birokrasi. Salah satu program yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan adalah Beasiswa Cinta Bergema, yang disiapkan khusus untuk membantu biaya kuliah mahasiswa berprestasi maupun warga yang kurang mampu.
Di sektor kesehatan, Pemkab Jember menghadirkan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Layanan ini membuka akses pengobatan gratis bagi seluruh warga di berbagai fasilitas kesehatan yang telah bermitra resmi dengan BPJS Kesehatan. Tidak hanya itu, perhatian terhadap pilar keagamaan juga diperkuat melalui pemberian insentif kesejahteraan bagi guru ngaji, ketua kelompok pengajian, hingga marbot masjid.
Guna memangkas birokrasi yang selama ini dikeluhkan, Hermin juga mengenalkan inovasi Peta Cinta dan Pasti Mapan. Melalui kehadiran Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini, pengurusan dokumen administrasi kependudukan kini dapat berjalan dengan cepat, ringkas, dan sepenuhnya tanpa biaya.
Komitmen ini disempurnakan dengan program Melijo Cinta yang memberikan bantuan rombong usaha bagi pelaku UMKM, serta kanal pengaduan Wadul Guse yang memungkinkan warga melaporkan kendala pelayanan publik secara langsung ke pemerintah daerah.
Hermin menegaskan, keberhasilan program-program berpihak pada rakyat ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menyebarluaskan informasi yang valid.
"Program yang baik hanya akan berdampak optimal jika diketahui oleh masyarakat luas. Saya berharap seluruh peserta yang hadir hari ini dapat menjadi penyambung lidah pemerintah. Sampaikan ke keluarga dan tetangga, jangan sampai ada warga yang kehilangan haknya hanya karena minim informasi," ujar Hermin.
Senada dengan hal tersebut, Camat Kaliwates, Dwi Sunu Ari Nugroho, menyatakan bahwa Bunga Desaku Mini merupakan wujud nyata dari konsep tata kelola pemerintahan yang hadir langsung di tengah masyarakat (citizen-centric). Menurutnya, fasilitas pelayanan tidak boleh sekadar tersedia, tetapi wajib dipahami dan dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan warga.
"Ketika informasi tersampaikan dengan baik melalui tokoh masyarakat dan kader, kepercayaan publik akan tumbuh. Kami ingin setiap peserta yang hadir hari ini pulang sebagai 'duta informasi' yang membawa dampak positif serta semangat pelayanan ke lingkungan masing-masing," kata Dwi Sunu.
Melalui program Bunga Desaku Mini, Kecamatan Kaliwates tidak hanya sukses menyosialisasikan program pembangunan, namun juga berhasil menggerakkan budaya gotong royong dalam literasi informasi. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat visi Jember yang semakin maju, sejahtera, dan melayani. (as)