logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Tingkatkan Optimalisasi Pajak Daerah, Camat Andri Pimpin Langsung Monev PBB-P2 di Desa Ajung

  • 02 Oktober 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
tingkatkan-optimalisasi-pajak-daerah-camat-andri-pimpin-langsung-monev-pbb-p2-di-desa-ajung-20261003

Tingkatkan Optimalisasi Pajak Daerah, Camat Andri Pimpin Langsung Monev PBB-P2 di Desa Ajung

JEMBER, 02 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, terus mendorong optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) realisasi penerimaan pajak di tingkat desa.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Camat Ajung, Andri Purnomo, di Balai Kantor Desa Ajung, Kamis 01 Oktober 2026. Monev dilakukan untuk mengukur progres penerimaan PBB-P2 sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa dalam proses penagihan kepada wajib pajak.

Dalam kunjungan tersebut, Andri didampingi tim fasilitasi dan evaluasi Kecamatan Ajung. Rombongan kemudian diterima Pemerintah Desa Ajung yang turut menghadirkan bendahara desa dan para kepala seksi (kasi) yang berkaitan langsung dengan administrasi serta penagihan pajak di lapangan.

Forum tersebut menjadi ruang untuk membahas secara langsung berbagai persoalan yang memengaruhi realisasi PBB-P2. Selain persoalan administratif, pemerintah kecamatan dan desa juga membahas kendala di lapangan yang berkaitan dengan kondisi sosial wajib pajak.

Camat Ajung, Andri Purnomo, menekankan bahwa pembayaran PBB-P2 tidak semata-mata berkaitan dengan kewajiban administratif masyarakat. Menurut dia, penerimaan pajak memiliki peran dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

"Saya tekankan kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa Ajung, mulai dari kepala desa, bendahara, hingga para kasi, bahwa optimalisasi penyerapan PBB-P2 adalah tanggung jawab kita bersama. Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk perbaikan infrastruktur, fasilitas kesehatan, dan pendidikan di wilayah kita," kata Andri.

Ia meminta aparatur desa tidak hanya menunggu pembayaran dari wajib pajak, tetapi aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat yang masih memiliki tunggakan.

"Jangan hanya menunggu bola. Kita harus turun langsung ke bawah, memberikan edukasi secara persuasif kepada warga yang masih menunggak, dan mencari tahu apa akar masalahnya di lapangan. Lakukan sistem jemput bola jika memang diperlukan agar target realisasi pelunasan PBB-P2 di Desa Ajung bisa mencapai 100 persen sebelum masa jatuh tempo," ujarnya.

Dalam monev tersebut, bendahara desa menyampaikan laporan perkembangan penerimaan pajak, sementara para kasi memaparkan dinamika penagihan di masing-masing dusun.

Sejumlah kendala turut dibahas, di antaranya wajib pajak yang sedang bekerja di luar kota serta persoalan data Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang membutuhkan pemutakhiran.

Menanggapi persoalan tersebut, tim Kecamatan Ajung memberikan pendampingan teknis terkait mekanisme perbaikan administrasi SPPT. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah desa menyelesaikan kendala data sehingga proses penagihan kepada wajib pajak dapat berjalan lebih efektif.

Melalui sinkronisasi data dan penguatan koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, realisasi penerimaan PBB-P2 di Desa Ajung diharapkan terus meningkat.

Pemerintah Kecamatan Ajung juga berkomitmen melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan pembayaran PBB-P2 di seluruh desa. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong optimalisasi penerimaan pajak sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember. (ar)

Galeri Foto