Turun Langsung ke Lapangan, Pemcam Sukowono Cek SPPG, Sekolah hingga SPBU
- 11 September 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Turun Langsung ke Lapangan, Pemcam Sukowono Cek SPPG, Sekolah hingga SPBU
JEMBER, 11 September 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukowono kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring di sejumlah titik yang menjadi perhatian masyarakat, jum'at (11/9/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pemantauan kondisi wilayah sekaligus memastikan situasi di Kecamatan Sukowono tetap aman, tertib, dan terkendali.
Monitoring kali ini menyasar beberapa sektor penting, mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), satuan pendidikan dari berbagai jenjang, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sukowono. Pemerintah Kecamatan Sukowono ingin memastikan setiap kondisi di lapangan dapat terpantau secara langsung dan informasi yang diterima masyarakat sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Pada titik pertama, Pemerintah Kecamatan Sukowono melakukan monitoring terhadap operasional SPPG yang berada di wilayah Kecamatan Sukowono. Dari hasil pemantauan, didapati sebanyak 6 SPPG pada Jumat, 11 September 2026, tidak beroperasi. Kondisi tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari instruksi Gus Bupati Jember, sehingga seluruh SPPG di wilayah Kecamatan Sukowono untuk sementara tidak menjalankan kegiatan operasional pada hari tersebut.
Selanjutnya, monitoring dilanjutkan ke sejumlah satuan pendidikan. Pemerintah Kecamatan Sukowono melakukan pemantauan terhadap sekolah mulai dari jenjang SD, SMP dan sederajat, hingga SMA dan sederajat. Dari hasil monitoring di lapangan, diketahui bahwa seluruh sekolah yang menjadi sasaran pemantauan dalam kondisi tutup.
Monitoring kemudian berlanjut ke sektor yang tidak kalah penting, yakni ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Sukowono. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM sekaligus melihat perkembangan kondisi antrean masyarakat yang sebelumnya sempat menjadi perhatian.
Dari hasil pengecekan, stok BBM di SPBU Sukowono pada hari ini tercatat cukup aman. Adapun ketersediaan BBM yang terpantau meliputi Solar sebanyak 13.000 liter, Pertalite sebanyak 27.000 liter, dan Pertamax sebanyak 8.500 liter.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukowono memastikan bahwa stok BBM untuk kebutuhan masyarakat pada hari ini masih cukup aman dan distribusi BBM juga berjalan dengan lancar. Hal ini menjadi informasi penting bagi masyarakat agar tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan maupun panik terhadap ketersediaan BBM.
Selain memastikan stok, monitoring juga dilakukan untuk melihat secara langsung situasi antrean kendaraan di SPBU Sukowono. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi antrean pengguna BBM saat ini sudah jauh lebih kondusif dan kembali normal. Masyarakat dapat melakukan pengisian BBM dengan tertib sesuai kebutuhan.
Camat Sukowono H. Jono Wasinudin menyampaikan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kecamatan Sukowono untuk memastikan kondisi di wilayah tetap terpantau, sekaligus memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.
“Jadi hari ini semua SPPG di Sukowono tutup dan tidak beroperasi. Kemudian semua sekolah, mulai dari SD, SMP, dan SMA sederajat juga tutup. Sementara untuk kondisi di SPBU Sukowono, antrean pengguna BBM sudah kembali normal,” ujar Camat Sukowono.
Menurutnya, pemantauan langsung di lapangan penting dilakukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus mengambil langkah yang diperlukan apabila ditemukan persoalan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Sukowono juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Khususnya terkait ketersediaan BBM, masyarakat diharapkan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Monitoring ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, Pemerintah Kecamatan Sukowono dapat memastikan kondisi wilayah secara lebih nyata, mulai dari aktivitas pelayanan, kegiatan pendidikan, hingga kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan BBM.
Pemerintah Kecamatan Sukowono akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait guna menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif. Informasi perkembangan kondisi di lapangan juga akan terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan dan pelayanan pemerintah kepada warga.
Dengan stok BBM yang masih aman, distribusi yang berjalan lancar, serta antrean yang telah kembali normal, masyarakat diharapkan tetap beraktivitas dengan tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kepanikan.(rul)