Wadul Guse Direspons Cepat, Muspika Kaliwates Peringatkan Suspensi SPPG yang Abaikan Kualitas Gizi
- 17 April 2026
- Dibaca 142 Kali
Bagikan Via:
Wadul Guse Direspons Cepat, Muspika Kaliwates Peringatkan Suspensi SPPG yang Abaikan Kualitas Gizi
JEMBER, 17 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Kaliwates bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait standar kualitas pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi laporan yang masuk melalui layanan "Wadul Guse", Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho bersama Muspika dan Lurah Kaliwates melakukan kroscek lapangan secara mendalam terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliwates 3, guna memastikan kepatuhan operasional terhadap standar keamanan gizi nasional.
Dalam kegiatan yang berlangsung hari ini, Jumat 17 April 2026, Camat didampingi oleh unsur Muspika Kaliwates, Lurah Kaliwates Abdul Khamil, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kaliwates untuk melakukan verifikasi data dan evaluasi operasional dapur. Kehadiran tim medis bertujuan memastikan setiap komponen bahan baku hingga proses penyajian makanan memenuhi kriteria gizi seimbang dan higienitas tinggi. Tindakan ini merupakan respons konkret atas laporan warga serta temuan dari Korwil BGN terkait adanya indikasi ketidaksesuaian operasional di lapangan.
Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar satu titik. Dalam agenda hari ini, Camat Kaliwates menegaskan bahwa pengawasan ketat diberlakukan secara menyeluruh. Selain SPPG Kaliwates 3, SPPG Sempusari juga mendapatkan peringatan serupa setelah hasil evaluasi menunjukkan perlunya perbaikan segera dalam manajemen pemenuhan gizi.
Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi kelalaian dalam pelayanan gizi masyarakat. Ia memperingatkan pengelola untuk segera melakukan perbaikan total jika tidak ingin menghadapi konsekuensi administratif yang lebih berat.
"Kami berdiri di sisi masyarakat. Laporan yang masuk melalui Wadul Guse adalah amanah yang harus dijawab dengan aksi nyata. Jika SPPG Kaliwates 3 masih mengabaikan kualitas makanan dan tidak mengindahkan peringatan yang kami berikan hari ini, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah paling tegas, yakni pengusulan penangguhan operasional atau suspend," ujar Abdul Khamil dengan nada lugas.
Senada dengan hal tersebut, Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho menjelaskan bahwa kredibilitas Program Makan Bergizi Gratis bergantung pada integritas pengelola dapur di tingkat bawah. Ia memastikan bahwa Satgas akan terus melakukan monitoring secara berkala demi menjamin keamanan konsumsi bagi warga.
"Komitmen kami adalah memastikan setiap porsi makanan yang keluar dari dapur SPPG memiliki standar kualitas yang aman dan sehat. Peringatan ini adalah bentuk pembinaan konkret sekaligus proteksi bagi warga. Kami melakukan kroscek atas laporan masyarakat dan temuan Korwil BGN untuk memastikan tidak ada celah antara aturan di atas kertas dengan implementasi di dapur produksi. Keamanan pangan adalah harga mati," tegas Dwisunu Arinugroho di sela-sela peninjauan.
Langkah preventif ini diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh satuan layanan gizi di wilayah Kaliwates agar selalu mengedepankan kualitas pelayanan dan responsif terhadap masukan publik demi kesuksesan program nasional pemenuhan gizi.(bjk)