Transformasi Layanan Kesehatan: Puskesmas Banjarsengon Gelar ILP di Posyandu Alamanda 105
- 07 April 2026
- Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
Transformasi Layanan Kesehatan: Puskesmas Banjarsengon Gelar ILP di Posyandu Alamanda 105
JEMBER, 07 APRIL 2026 – Dalam upaya memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput, UPTD Puskesmas Banjarsengon melaksanakan kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang bertempat di Posyandu Alamanda 105, Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, pada Selasa, 07 April 2026.
Kegiatan ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi seluruh siklus hidup masyarakat.
Berlangsung mulai pukul 08.30 WIB, kegiatan ini dikawal langsung di bawah koordinasi Kepala Puskesmas Banjarsengon, drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes. Dalam pelaksanaannya, tim tenaga kesehatan yang terdiri dari Amalia Dwi Shinta, A.Md. Keb. dan Yeni Widariyanti, A.Md. Kep. memberikan layanan proaktif yang mencakup pemeriksaan kesehatan bagi berbagai lapisan sasaran, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia.
Penerapan konsep ILP di Posyandu Alamanda 105 ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kesehatan tidak lagi bersifat terkotak-kotak, melainkan terintegrasi dalam satu wadah. Fokus utama kegiatan ini adalah menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui pemberdayaan masyarakat yang intensif.
Bagi ibu hamil, dilakukan pendampingan kesehatan guna memastikan kehamilan berjalan sehat hingga persalinan. Sementara itu, pemantauan tumbuh kembang balita dilakukan secara presisi untuk mendeteksi dini risiko stunting maupun gangguan kesehatan lainnya pada anak.
Tak hanya menyasar kelompok usia awal, layanan ini juga memberikan perhatian khusus pada kelompok lanjut usia (lansia) melalui pemeriksaan rutin guna menjaga kualitas hidup di masa tua. Para remaja pun mendapatkan edukasi kesehatan sebagai langkah preventif dalam membangun generasi masa depan yang lebih bugar.
"Melalui integrasi ini, kita ingin memastikan setiap warga, tanpa memandang usia, mendapatkan hak kesehatan yang sama dan mudah dijangkau. Sinergi antara petugas medis dan partisipasi aktif masyarakat di Lingkungan Krajan ini adalah kunci utama dalam keberhasilan program kesehatan di wilayah kerja kami," ujar Amalia Dwi Shinta.
Antusiasme warga Kelurahan Jumerto terlihat dari kehadiran mereka yang tertib mengikuti alur pemeriksaan. Keberhasilan ILP di Posyandu Alamanda 105 ini diharapkan menjadi pemantik bagi wilayah lain untuk terus memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan dan mandiri.
Dengan deteksi dini dan pendampingan yang tepat, diharapkan profil kesehatan masyarakat di wilayah Jumerto dapat terus meningkat secara signifikan. (sgk)