Warga Apresiasi Pawai Obor 1 Muharram di Wirolegi, Dinilai Perkuat Kekompakan Masyarakat
- 16 Juni 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Warga Apresiasi Pawai Obor 1 Muharram di Wirolegi, Dinilai Perkuat Kekompakan Masyarakat
JEMBER, 16 JUNI 2026 - Kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kelurahan Wirolegi mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Arif Cahyono yang menilai kegiatan tersebut berjalan baik dan mampu menunjukkan kekompakan warga.
Kegiatan pawai obor 1 Muharram tahun ini adalah hal baru di Kelurahan Wirolegi, sebab dilaksanakan secara serentak dalam satu lokasi oleh warga setempat, yakni di Lapangan Kelurahan. Sementara, di tahun-tahun sebelumnya, pawai obor dilaksanakan di lingkungan masing-masing secara terpisah.
Menurut Arif, pawai obor yang melibatkan berbagai lingkungan di Kelurahan Wirolegi tersebut, menjadi momentum yang positif untuk mempererat kebersamaan masyarakat.
“Tanggapan saya ini adalah hal yang bagus, karena dengan ini warga Kelurahan Wirolegi terlihat kompak,” ujarnya, seusai pawai obor di Kantor Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Senin malam, 15 Juni 2026.
Selain itu, Arif juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya karena dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Menurut saya layak dilanjutkan tahun depan. Tentu saja karena bagus. Semoga tahun depan bisa lebih bagus lagi, tambah meriah dan kompak selalu,” ucap Arif.
Baginya, salah satu hal yang menarik dari kegiatan tahun ini adalah adanya kebersamaan seluruh warga dalam satu rangkaian pawai obor. Menurutnya, kegiatan seperti ini belum pernah terlihat sebelumnya di Kelurahan Wirolegi.
“Dulu tidak ada pawai obor yang bersatu seperti ini. Tanggapannya saya bagus, terlihat ramai juga,” pungkasnya.
Lurah Wirolegi, Athur Robby Tantra, S.STP, M.M., menjelaskan, pawai obor pada 1 Muharram sebenarnya sudah menjadi tradisi di Wirolegi. Namun pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaannya dilakukan secara terpisah di masing-masing lingkungan dengan rute yang berbeda-beda.
“Tahun ini untuk pertama kalinya seluruh peserta dikumpulkan menjadi satu,” ujarnya.
Disatukannya seluruh lingkungan dalam kegiatan itu, sebab di tahun-tahun sebelumnya saat kegiatan pawai obor 1 Muharram, sempat terjadi macet panjang lantaran pawai setiap RW maupun masjid bertabrakan di Jalan MT Haryono. Sehingga baik dari sisi kanan maupun kiri terhalang pawai.
Lebih lanjut, melihat tingginya partisipasi masyarakat, Pemerintah Kelurahan Wirolegi berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda tahunan. Berbagai evaluasi akan dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan pada tahun mendatang.
“Insyaallah melihat antusiasme warga yang luar biasa, kegiatan seperti ini akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan berbagai evaluasi agar semakin baik,” tutupnya. (fat)