Wujud Dukungan Program Pemerintah, Kecamatan Bangsalsari Fasilitasi Supervisi SPPG di Wilayahnya
- 11 Juli 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Wujud Dukungan Program Pemerintah, Kecamatan Bangsalsari Fasilitasi Supervisi SPPG di Wilayahnya
JEMBER, 11 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari melakukan pendampingan kegiatan supervisi terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Bangsalsari, Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Hoirozi, yang juga tergabung dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember.
Pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik dan kelompok sasaran penerima manfaat lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim supervisi melakukan kunjungan ke sejumlah SPPG di wilayah Kecamatan Bangsalsari guna melihat secara langsung pelaksanaan program serta melakukan evaluasi sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki oleh Satgas MBG dan tim teknis terkait.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari turut hadir mendampingi kegiatan guna memastikan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak dapat berjalan dengan baik selama pelaksanaan supervisi di lapangan.
Sekretaris Kecamatan Bangsalsari, Turwantoko, yang mewakili Plt. Camat Bangsalsari H. Deni Hadiatullah, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa keterlibatan pemerintah kecamatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program-program pemerintah yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bangsalsari.
“Kami dari Kecamatan Bangsalsari melakukan pendampingan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang sedang berjalan, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis nasional. Kehadiran kami bertujuan membantu kelancaran koordinasi dan komunikasi selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Turwantoko menegaskan bahwa pemerintah kecamatan tidak memiliki kewenangan dalam menentukan aspek-aspek teknis yang menjadi objek supervisi maupun penilaian di lapangan.
“Kami perlu menyampaikan bahwa Kecamatan Bangsalsari hanya melakukan pendampingan kegiatan. Adapun terkait hal-hal yang menjadi objek supervisi, indikator penilaian, maupun hasil evaluasi di lapangan merupakan kewenangan Satgas MBG beserta tim yang melaksanakan supervisi secara langsung,” jelasnya.
Menurutnya, setiap instansi memiliki tugas dan fungsi masing-masing sehingga proses pengawasan maupun evaluasi teknis sepenuhnya menjadi ranah tim yang diberi kewenangan oleh pemerintah dan lembaga terkait.
Lebih lanjut, Turwantoko menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi sangat penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Kami berharap melalui koordinasi yang baik antara pemerintah, penyelenggara program, dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan program MBG dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan supervisi yang dilakukan oleh Ahmad Hoirozi bersama tim Satgas MBG Kabupaten Jember berlangsung di sejumlah titik pelayanan yang berada di wilayah Kecamatan Bangsalsari. Supervisi tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari menyatakan siap terus bersinergi dan mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui fasilitasi dan pendampingan kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi maupun tim terkait di wilayah Kecamatan Bangsalsari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif serta mendapat dukungan dari berbagai pihak yang terlibat. (yun)