logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Wujudkan Hunian Layak, DPRKPLH Jember Respons Cepat Kondisi Rumah Memprihatinkan di Wuluhan

  • 12 Maret 2026
  • Dibaca 211 Kali
Bagikan Via:
wujudkan-hunian-layak-dprkplh-jember-respons-cepat-kondisi-rumah-memprihatinkan-di-wuluhan-20260316

Wujudkan Hunian Layak, DPRKPLH Jember Respons Cepat Kondisi Rumah Memprihatinkan di Wuluhan

JEMBER, 14 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) bergerak cepat menindaklanjuti permohonan bantuan bedah rumah milik Romadonia, warga Dusun Kepel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Tim survei Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah merampungkan verifikasi lapangan untuk menilai kelayakan hunian tersebut pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Berdasarkan hasil tinjauan teknis, bangunan tersebut dinilai sangat layak mendapatkan intervensi bantuan. Meski berdiri di atas tanah pribadi, kondisi fisik hunian Romadonia sangat mengkhawatirkan.

Pantauan di lokasi menunjukkan dinding rumah masih menggunakan anyaman bambu atau gedhek dengan kerusakan berupa lubang di berbagai titik. Selain itu, kondisi kusen dan pintu sudah lapuk dan harus segera diganti, sementara lantai rumah masih berupa plesteran semen sederhana yang mulai retak.

Petugas Survei RTLH DPRKPLH Kabupaten Jember, Mahmud, menegaskan hasil verifikasi ini akan menjadi dasar kuat untuk proses pencairan bantuan.

"Kami sudah melihat langsung di lapangan. Secara struktur, rumah Saudara Romadonia memang masuk kriteria penerima bantuan RTLH. Fokus utama kami adalah perbaikan pada atap dan kusen yang sudah lapuk guna menjamin keamanan penghuni, terutama saat musim hujan," ujar Mahmud.

Sementara itu, Romadonia mengungkapkan rasa syukur atas respons cepat pemerintah. Ia mengaku dilingkupi rasa cemas setiap kali hujan deras mengguyur wilayahnya. Namun, setelah tim survei mengunjungi rumahnya, kini perasaan waswas itu mereda.

"Saya sangat berharap bantuan ini bisa segera turun. Jujur, kalau hujan angin saya sering waswas karena kondisi atap seperti ini. Terima kasih kepada tim yang sudah datang jauh-jauh untuk melihat kondisi rumah saya," tuturnya.

Tahapan selanjutnya, hasil survei akan dilaporkan secara administratif untuk menentukan jadwal pelaksanaan bedah rumah. Program ini diharapkan dapat mengubah hunian tersebut menjadi rumah yang layak huni dan sehat bagi pemiliknya. (fag)

Galeri Foto