Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Ajung Siap Optimalkan Data Terpilah Gender dan Anak
- 07 Juli 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Wujudkan Pelayanan Inklusif, Kecamatan Ajung Siap Optimalkan Data Terpilah Gender dan Anak
JEMBER, 07 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Ajung menegaskan komitmennya dalam mendukung pelayanan publik yang inklusif dan responsif gender. Langkah strategis ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pemanfaatan Data Terpilah Gender dan Anak yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember di Hotel Royal Jember, Selasa 07 Juli 2026.
Kecamatan Ajung hadir diwakili oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS), Hadi Susanto, yang hadir mewakili Camat Ajung. Kehadiran ini menjadi bukti nyata keseriusan otoritas kecamatan dalam mengawal kebijakan pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak serta perlindungan perempuan di wilayahnya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya penyusunan, pengelolaan, dan pemanfaatan data yang dipisahkan berdasarkan jenis kelamin serta kelompok usia. Data terpilah ini dinilai sebagai instrumen krusial agar setiap kebijakan ekonomi, sosial, dan infrastruktur di tingkat kecamatan hingga desa dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat secara adil.
Dalam sesi utama, pakar sekaligus narasumber kegiatan, Dr. Linda Dwi, menjelaskan bahwa data terpilah bukan sekadar barisan angka statistik. Data tersebut merupakan landasan moral dan yuridis untuk mengidentifikasi kesenjangan sosial serta menentukan prioritas pembangunan. Oleh karena itu, ia mendorong sinergi pengumpulan dan validasi data dilakukan secara berkala mulai dari tingkat desa.
Menanggapi hal tersebut, Kasi PMKS Kecamatan Ajung, Hadi Susanto, menyatakan bahwa ilmu dan strategi yang diperoleh dari sosialisasi ini akan segera diimplementasikan di wilayahnya. Pihak kecamatan berkomitmen penuh untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dengan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Ajung.
"Data terpilah gender dan anak merupakan instrumen penting dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui data yang valid, kami di Kecamatan Ajung dapat menyusun program pemberdayaan dan pelayanan sosial yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil warga," ujar Hadi Susanto di sela-sela kegiatan.
Ia juga berharap, penguatan basis data ini mampu memicu sinergi yang lebih solid antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan elemen masyarakat. Dengan demikian, Kecamatan Ajung dapat menjadi pionir dalam menghadirkan pelayanan publik yang ramah anak, berkeadilan gender, dan berpihak pada kelompok rentan secara berkelanjutan. (ar)