Bimtek Penguatan Kepala Sekolah Dispendik Jember, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
- 23 Mei 2026
- Dibaca 87 Kali
Bagikan Via:
Bimtek Penguatan Kepala Sekolah Dispendik Jember, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
JEMBER, 23 MEI 2026 - Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penguatan kepala sekolah pada Jumat, 22 Mei 2026 di SMPN 7 Jember. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang terdiri dari kepala sekolah SD, SMP, TK, pengawas, serta penilik dari seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan pendidikan guna meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias karena para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber berpengalaman, termasuk Widyaswara dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur.
Kegiatan tersebut menghadirkan pembahasan mengenai penguatan kepemimpinan kepala sekolah, peningkatan kompetensi manajerial, serta pentingnya sinergi antara kepala sekolah, guru, pengawas, dan penilik dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Widyaswara dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Menurutnya, seluruh unsur pendidikan harus memiliki visi dan misi yang sama agar program pendidikan berjalan berkesinambungan.
“Penilik dan pengawas, guru, serta kepala sekolah harus memiliki visi dan misi yang sama agar berkesinambungan. Semua diawali dari pendidikan. Jika seluruh unsur pendidikan berjalan searah, maka tujuan peningkatan mutu pendidikan akan lebih mudah tercapai,” ujarnya di hadapan ratusan peserta bimtek.
Ia menambahkan bahwa pendidikan yang bermutu menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki pola pikir kritis, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Oleh sebab itu, peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inovatif.
“Berikan pendidikan yang bermutu agar mampu menciptakan pemikiran yang kritis bagi siswa. Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi bagaimana membangun karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir anak-anak untuk menghadapi perkembangan zaman,” ungkapnya.
Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh pihak di lingkungan pendidikan. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, sementara pengawas dan penilik memiliki peran strategis dalam melakukan pembinaan dan penguatan kualitas sekolah secara berkelanjutan.
Para peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan. Banyak kepala sekolah dan pengawas yang memanfaatkan sesi diskusi untuk berbagi pengalaman terkait tantangan pendidikan di sekolah masing-masing. Mulai dari penguatan karakter siswa, peningkatan mutu pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi topik yang banyak dibahas selama bimtek berlangsung.
Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi kepala sekolah dalam menjalankan tugas kepemimpinan pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang koordinasi antara kepala sekolah, pengawas, dan penilik agar mampu membangun sistem pendidikan yang lebih efektif.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 800 orang, kegiatan ini menjadi salah satu bimtek pendidikan terbesar yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember tahun 2026. Kehadiran peserta dari berbagai jenjang pendidikan menunjukkan tingginya komitmen insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas sekolah dan layanan pendidikan bagi siswa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Para peserta terlihat serius menyimak materi yang disampaikan narasumber, terutama terkait strategi kepemimpinan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik saat ini.
Selain pemaparan materi, kegiatan bimtek juga diisi dengan sesi motivasi dan refleksi mengenai pentingnya peran pendidik dalam membentuk masa depan generasi muda. Para peserta diajak memahami bahwa pendidikan memiliki dampak besar terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan kemajuan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, para kepala sekolah juga didorong untuk terus melakukan inovasi di lingkungan sekolah masing-masing. Mulai dari penguatan budaya literasi, pembelajaran berbasis karakter, hingga menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan. (hz)