Monev Dapur SPPG di Jember, Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Tindak Lanjuti Surat Suspend dari BGN Kanwil
- 14 April 2026
- Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
Monev Dapur SPPG di Jember, Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Tindak Lanjuti Surat Suspend dari BGN Kanwil
Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah mengalami pemberhentian sementara (suspend). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 13 hingga 14 April 2026, dengan sasaran sebanyak 44 dapur SPPG yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari surat pemberitahuan yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Kantor Wilayah. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa beberapa dapur SPPG perlu dihentikan sementara operasionalnya guna dilakukan pembinaan dan perbaikan menyeluruh sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Tim monev dari Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penting. Di antaranya meliputi kebersihan dan higienitas dapur, kualitas serta penyimpanan bahan pangan, sistem pengolahan makanan, hingga administrasi dan manajemen operasional.
Dari hasil pemantauan sementara, ditemukan sejumlah kendala yang masih perlu diperbaiki oleh pengelola dapur SPPG. Beberapa di antaranya terkait dengan penataan ruang produksi, pencatatan administrasi yang belum tertib, serta penerapan standar keamanan pangan yang belum optimal. Temuan tersebut kemudian dituangkan dalam rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh masing-masing pengelola.
Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan menyampaikan bahwa kebijakan suspend ini bersifat sementara dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan. “Ini adalah bagian dari upaya pembinaan. Kami berharap seluruh pengelola SPPG dapat segera melakukan perbaikan agar operasional dapat kembali berjalan dengan baik dan sesuai standar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui SPPG. Dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh dapur dapat memenuhi ketentuan yang berlaku sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan peningkatan mutu layanan SPPG di Kabupaten Jember.