Bunga Desaku di Umbulsari, Perkuat Sinergi Mlijo Cinta, UMKM, dan Kelompok Tani
- 03 November 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku di Umbulsari, Perkuat Sinergi Mlijo Cinta, UMKM, dan Kelompok Tani
JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 - Upaya membangun perekonomian desa tidak hanya bertumpu pada potensi sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan penguatan jejaring usaha. Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Bunga Desaku melalui pertemuan Mlijo Cinta, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kelompok tani yang digelar di SDN Umbulsari 03, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian desa. Pedagang mlijo, pelaku UMKM, dan kelompok tani dipertemukan untuk membangun komunikasi, berbagi pengalaman, sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya membangun ekonomi dari bawah dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Menurutnya, petani, pedagang kecil, dan pelaku UMKM merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi daerah yang harus mendapatkan perhatian dan dukungan.
“Pembangunan ekonomi harus bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Petani harus mendapatkan kemudahan dalam memasarkan hasil panennya, pedagang kecil harus memiliki kesempatan untuk berkembang, dan UMKM harus terus didorong agar produknya semakin dikenal. Karena itu, kita perlu membangun sinergi agar seluruh potensi yang ada di desa bisa saling menguatkan,” ujar Fawait.
Melalui pertemuan ini, keberadaan Mlijo Cinta menjadi salah satu bagian penting dalam membangun hubungan antara produsen dan konsumen. Hasil pertanian yang dihasilkan kelompok tani berpotensi menjadi pasokan bagi pedagang, sementara produk UMKM dapat memperoleh ruang pemasaran yang lebih luas. Dengan demikian, perputaran ekonomi diharapkan tidak berhenti pada satu sektor, tetapi bergerak dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.
Sebagai pemateri, Didik Muzani, S.H., M.H. selaku Tim Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik (TP3D) Kabupaten Jember turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya kolaborasi dan penguatan ekosistem ekonomi masyarakat. Ia mendorong agar pertemuan lintas kelompok tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Potensi ekonomi desa sebenarnya sangat besar. Ada petani yang menghasilkan produk, ada pelaku UMKM yang mengolah dan mengembangkan produk, serta ada pedagang mlijo yang menjadi penghubung dengan masyarakat. Jika ketiganya dapat berjalan bersama, maka akan tercipta rantai ekonomi yang saling menguntungkan,” ujar Didik.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan SDN Umbulsari 03 tersebut juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan kebutuhan, tantangan, serta peluang yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Interaksi antar peserta diharapkan mampu melahirkan gagasan baru, terutama dalam memperkuat pemasaran hasil pertanian dan produk lokal.
Bagi masyarakat desa, kegiatan seperti Bunga Desaku memiliki arti lebih dari sekadar pertemuan. Ada harapan agar hasil kerja petani semakin mudah terserap pasar, usaha kecil semakin berkembang, dan pedagang memiliki akses terhadap produk berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jember mendorong tumbuhnya kolaborasi yang berangkat dari potensi lokal. Sebab, ketika petani, pelaku UMKM, dan pedagang saling mendukung, desa tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga dapat tumbuh sebagai pusat kegiatan ekonomi yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. (puja)