logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

DPMPTSP Jember Hadiri EJIF 2026, Perkuat Jejaring dan Peluang Investasi Jawa Timur

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 43 Kali
Bagikan Via:
dpmptsp-jember-hadiri-ejif-2026-perkuat-jejaring-dan-peluang-investasi-jawa-timur-20261002

DPMPTSP Jember Hadiri EJIF 2026, Perkuat Jejaring dan Peluang Investasi Jawa Timur

SURABAYA, 01 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memperkuat jejaring investasi dengan mengikuti East Java Investment Forum (EJIF) 2026 di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya, Kamis 01 Oktober 2026.

Forum investasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur tersebut mengusung tema “Empowering East Java as Indonesia’s New Growth Engine through Strategic and Sustainable Investment.”

DPMPTSP Kabupaten Jember menjadi salah satu dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang diundang dalam forum tersebut. Keikutsertaan Jember menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring investasi sekaligus melihat perkembangan peluang investasi dan kesiapan daerah dalam mendukung iklim usaha.

Pada hari pertama, rangkaian EJIF 2026 diisi dengan Project Exhibition and One-on-One Meeting. Agenda tersebut mempertemukan peserta dengan berbagai proyek investasi yang ditawarkan, mulai dari kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus, proyek potensial, aset pemerintah daerah, hingga aset serta peluang usaha dari sektor perbankan.

Selain itu, peserta juga mengikuti agenda Many-to-Many Meetings – IPRO Projects serta kunjungan lapangan terhadap sejumlah proyek yang diminati investor.

EJIF 2026 turut menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi investasi di Jawa Timur. Berdasarkan materi forum, terdapat 28 proyek investasi yang ditawarkan dengan nilai indikatif mencapai Rp73,77 triliun.

Proyek-proyek tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain manufaktur, agroindustri, pariwisata dan kawasan, serta infrastruktur.

Bagi Kabupaten Jember, forum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana potensi daerah dapat dikembangkan dan dikomunikasikan dalam perspektif investasi. Partisipasi itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pelaku usaha, perbankan, kawasan industri, dan calon investor.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., mengatakan keterlibatan Jember dalam forum investasi regional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah.

“Kehadiran DPMPTSP Kabupaten Jember dalam EJIF 2026 menjadi momentum untuk memperkuat jejaring investasi, melihat peluang yang berkembang, sekaligus memperkenalkan potensi daerah. Kami ingin memastikan bahwa peluang investasi di Jember dapat terus dikomunikasikan dan didukung dengan pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan,” ujar Isnaini.

Menurut dia, forum investasi tidak hanya menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan investor, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami kebutuhan dunia usaha serta mengidentifikasi peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di daerah.

EJIF 2026 dirancang sebagai forum yang mempertemukan proyek potensial dengan calon investor. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu tujuan investasi melalui penawaran proyek strategis di berbagai sektor.

Rangkaian EJIF 2026 berlanjut pada Jumat (2/10/2026) melalui agenda “The Ease of Doing Business in East Java”, sebelum memasuki agenda utama EJIF x Jatim Fest.

Pada sesi utama tersebut dijadwalkan keynote speech Gubernur Jawa Timur serta panel dialog yang menghadirkan perwakilan Apindo, BKPM, dan Danantara.

Melalui keikutsertaan dalam EJIF 2026, DPMPTSP Kabupaten Jember berupaya memperluas akses terhadap jejaring investasi sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dan mendukung pengembangan investasi yang berdampak terhadap perekonomian daerah dan masyarakat. (zw)

Galeri Foto