Kawal Tertib Administrasi, Pengukuran Batas Kelurahan Tegalgede Berjalan Lancar
- 21 Mei 2026
- Dibaca 66 Kali
Bagikan Via:
Kawal Tertib Administrasi, Pengukuran Batas Kelurahan Tegalgede Berjalan Lancar
JEMBER – Dalam upaya mempertegas tertib administrasi wilayah dan mengantisipasi potensi konflik agraria di masa depan, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar aksi maraton pengukuran dan pematokan batas wilayah definitif. Selama dua hari berturut-turut, Selasa (19/5/2026) hingga Rabu (20/5/2026), Kelurahan Tegalgede menjadi salah satu lokasi pemancangan tapal batas yang berbatasan langsung dengan empat kelurahan di sekitarnya.
Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Tim Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Jember dengan pengawalan ketat sekaligus asistensi teknis dari Tim Pomdam V Brawijaya. Keterlibatan unsur militer ini memastikan seluruh proses penentuan titik koordinat di lapangan berjalan objektif, kondusif, dan akurat secara pemetaan teritorial. Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, S.T., M.M., turut memonitor jalannya pematokan bersama jajaran guna memastikan wilayahnya terpetakan dengan benar.
Hari Pertama: Penyelesaian Batas Sumbersari dan Karangrejo. Giat lapangan dimulai pada Selasa pagi (19/5). Agenda pertama berfokus pada penetapan garis batas antara Kelurahan Tegalgede dan Kelurahan Sumbersari. Suasana kompak dan serius mewarnai jalannya pelacakan koordinat.
Kelurahan Tegalgede melalui Sekretaris Kelurahan Suripto, ST dan Staf Pemerintahan Syaifullah bergerak menyisir titik koordinat. Sementara dari seberang batas, pihak Kelurahan Sumbersari menerjunkan Staf Pemerintahan, Mujiono. Guna menjembatani kedua wilayah, pihak Kecamatan Sumbersari turut mengawal proses ini melalui kehadiran dua Staf Pemerintahan Kecamatan, Faisyal dan Santi.
"Pengukuran ini menggunakan alat berbasis satelit untuk memastikan akurasi dan di tunjang pula dengan data di lapangan" ujar Suripto di sela-sela pematokan.
Usai merampungkan segmen batas dengan Sumbersari, tim gabungan bergeser ke sisi timur untuk mengukur batas wilayah Kelurahan Tegalgede dengan Kelurahan Karangrejo. Masih dalam pantauan langsung Lurah Tegalgede beserta Tim Tapem Jember dan Pomdam V Brawijaya, prosesi di titik kedua ini berjalan lancar dengan dihadiri oleh Syaifullah serta jajaran Staf Pemerintahan Kelurahan Karangrejo. Kedua pihak sepakat menandai titik yang selama ini menjadi acuan warga setempat.
Hari Kedua: Penuntasan Batas Antirogo dan Patrang
Mengejar target rampung pekan ini, agenda berlanjut pada Rabu (20/5). Fokus beralih pada tapal batas Kelurahan Tegalgede dengan Kelurahan Antirogo. Pengukuran di sektor ini terbilang krusial mengingat dinamika perkembangan permukiman yang pesat di kawasan tersebut.
Turut memonitor jalannya penentuan batas di lapangan, Lurah Antirogo, Teguh Tri Laksono, S.E., M.M., didampingi Kasi Pemerintahan Antirogo, Agus Suharyanto, serta jajaran stafnya. Dari pihak Tegalgede, Sekel Suripto, S.T., dan Syaifullah kembali turun kelapangan memastikan batas batas sesuai.
Rangkaian maraton ini akhirnya ditutup dengan pengukuran batas antara Kelurahan Tegalgede dan Kelurahan Patrang. Lurah Patrang, Hariyono, S.T., turun langsung ke lokasi dengan didampingi staf pemerintahan kelurahan Patrang untuk menyaksikan prosesi pematokan final bersama Lurah Tegalgede, Tim Tapem Jember, dan Pomdam V Brawijaya.
Langkah Strategis Menuju Tertib Administrasi
Keberhasilan pematokan di lima titik ini menjadi capaian penting bagi tata ruang Kabupaten Jember. Dengan dipatoknya batas wilayah yang jelas antara Tegalgede dengan Sumbersari, Karangrejo, Antirogo, dan Patrang, maka ruang gerak pelayanan publik dan kepastian hukum administrasi pertanahan bagi semakin jelas.