PERTEMUAN RUTIN PKK KELURAHAN SUMBERSARI PENYULUHAN PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA DARI BSI ( BANK SAMPAH INDUK MANDIRI ).
- 28 November 2022
- Dibaca 1034 Kali
Bagikan Via:
PERTEMUAN RUTIN PKK KELURAHAN SUMBERSARI PENYULUHAN PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA DARI BSI ( BANK SAMPAH INDUK MANDIRI ).
Bank Sampah Jember masuk pembahasan Peraturan Daerah tentang Pengolahan sampah di Kabupaten Jember.Permasalahan seputar penanganan sampah di kabupaten Jember, selama ini dinilai krusial, sehingga diperlukan peraturan yang lebih mampu dipraktekkan. Terlebih, hingga saat ini, Kabupateh Jember belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang khusus mengatur mengenai sampah.
Terkait pengelolaan sampah saat ini kondisinya sangat memperhatikan. Namun, dengan semangat eksekutif dan legislatif saat ini, akhirnya Perda Pengelolahan Sampah akan segera di sahkan.
Alhamdulillah dengan semangat eksekutif maupun legislatif dalam hal ini menjadi harapan bupati insyaallah tahun ini terwujud, kaitan dengan pelaksanaannya mungkin tahun depan masih harus dilakukan verifikasi oleh provinsi dan lain-lain.
Pengelolahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat.
Kedepannya dalam pengelolahan sampah ini tidak hanya LH saja, tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat membentuk bank sampah, ujarnya.
Sampah yang dibuang ke TPA nanti adalah sampah yang sudah residu, artinya sampah tersebut sudah tidak bisa di gunakan untuk diolah atau di daur ulang.
Kalau bank sampah di setiap desa nanti kan di olah dulu karena pastinya masih memiliki nilai ekonomi, pemilahan sudah tingkat bawah jadi nanti yang dikirim ke TPA adalah sampah yang memang tidak di olah.
Dalam perda ini kita ingin memunculkan bank sampah sebagai salah satu Lembaga yang mengelola sampah, baik dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan maupun nanti ada ditingkat kabupaten dengan istilah bank sampah unit dan bank sampah induk.
Jadi bank sampah inilah yang memberikan satu proaktif dari rakyat jadi sampah tidak akan kemana-mana tetapi rakyat yang akan membawa sampah ke bank sampah itu tadi.
Selain itu, ia juga mengatakan pihaknya akan meminta kepada pemerintah daerah untuk memfasilitasi masyarat sampai tingkat desa, kelurahan sampai nanti terbentuk bank sampah.