PRASASTI….. (Program Pemantauan Sasaran Ibu Hamil Risiko Tinggi)
- 13 Juli 2022
- Dibaca 3959 Kali
Bagikan Via:
PRASASTI….. (Program Pemantauan Sasaran Ibu Hamil Risiko Tinggi)
J-GEMAR JELITA
Satu lagi program inovasi dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Kematian Bayi di Kabupaten Jember yaitu Program PRASASTI yang diluncurkan oleh Puskesmas Umbulsari.
Inovasi Prasasti (Program pemantauan Sasaran ibu hamil Risiko Tinggi) dirintis sejak 6 April 2020, untuk memecahkan masalah KIA dengan sasaran semua ibu hamil terutama yang berisiko tinggi. Dengan inovasi ini Puskesmas Umbulsari membuat aplikasi E-Risti yang akan mengingatkan Ibu hamil, kader dan bidan wilayah untuk melakukan pemeriksaan sesuai jadwal yang telah di tentukan sebelumnya. Aplikasi ini sangat membantu bidan, ibu hamil maupun kader dalam upaya mencegah keterlambatan pemantauan terutama pada ibu hamil dengan risiko tinggi.
Munculnya Inisiatif Prasasti ini menurut Kepala Puskesmas Umbulsari (dr. Nur Ahmad Santoso) membawa dampak positif terhadap pelayanan publik yang signifikan. Melalui Aplikasi E-Risti ini ibu hamil, Kader dan Bidan wilayah akan mendapat pemberitahuan tentang jadwal pemeriksaan ibu hamil risiko tinggi. Sehingga, tidak terjadi lagi keterlambatan dalam pemantauan yang memicu terjadinya kegawat daruratan pada kehamilan dan persalinan yang berujung pada kematian Ibu dan bayi.
Dari evaluasi, inisiatif ini memberi efek instan dalam mengatasi masalah utama. Angka kejadian kegawat daruratan karena preeklampsia dan perdarahan dapat di tekan. Jumlah kejadian eklampsia tidak ada sedangkan pada tahun 2019 jumlah eklampsia 3 orang dengan jumlah kematian karena eklampsia 1 orang.
Dampak positif lainnya tidak hanya pada ibu hamil dan bayi, tapi juga kelompok masyarakat setempat. Sebab, Inisiatif ini selain memberdayakan Kader juga melibatkan tokoh desa. Sehingga inisiatif ini mampu meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab warga satu desa, untuk menjaga keselamatan nyawa perempuan hamil dan bayi serta dapat mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Evaluasi dilakukan setiap akhir bulan melalui lokakarya internal Puskesmas. Dengan mengumpulkan semua bidan, nutrisionis, tenaga laboratorium, petugas promosi kesehatan, dan tenaga administrasi. Bertempat di puskesmas dan dipimpin langsung oleh kepala puskesmas. Agendanya, meminta laporan dari tim dilapangan dan hasil kegiatan selama sebulan termasuk keberhasilan dan hambatan yang terjadi. Laporan bisa di ambil dari rekap yang ada di dalam aplikasi. Dan juga laporan pelaksanaan kegiatan dari petugas yang adadi wilayah jaringan puskesmas.
Hasil lokakarya internal kemudian dibawa oleh kepala Puskesmas ke forum eksternal tingkat kecamatan. Dipimpin oleh Camat dengan mengundang Kepala desa. Dalam evaluasi tersebut, dibahas tuntas segala perkembangan dan hambatan dilapangan, sekaligus solusinya. Hasilnya di bawa untuk bahan evaluasi ditingkat kabupaten.
Evaluasi yang yang bisa di dapatkan dari aplikasi tersebut di antaranya, data jumlah ibu hamil, Ibu hamil risiko tinggi baru, jumlah kehamilan risiko tinggi, jumlah yang tidak aktif kontrol. Dengan hasil evaluasi tersebut akan dapat segera di lakukan tindak lanjut. Salah satu nya adalah dengan melakukan Layanan jemput bola atau kunjungan rumah. Termasuk juga rujukan ibu hamil ke dokter spesialis serta data ibu hamil yang sudah mendekati kelahiran.
Selain itu, Jumlah ibu dengan preeklampsia yang di rujuk secara dini dan terencana meningkat di bandingkan tahun sebelumnya. Artinya,kesadaran terhadap kesehatan kehamilan semakin tumbuh. Demikian halnya dengan ibu hamil yang memiliki risiko perdarahan saat persalinan juga dapat di lakukan rujukan tepat waktu.
Kegiatan ini terus berlanjut sampai dengan saat ini, Jika ada informasi yang dibutuhkan terkait program ini bisa langsung berkoordinasi dengan puskesnas Umbuksari. Semoga AKI AKB Jember Turun
Pergi jalan jalan ke umbulsari
Makan kudapan kue nogosari
Ibu hamil periksa tak ragu lagi
Di Umbuksari sudah ada Prasasti