logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Haru dan Bahagia, Ibu di Jombang Bersyukur Anaknya yang Down Syndrome Kini Miliki KTP

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
haru-dan-bahagia-ibu-di-jombang-bersyukur-anaknya-yang-down-syndrome-kini-miliki-ktp-20260625

Haru dan Bahagia, Ibu di Jombang Bersyukur Anaknya yang Down Syndrome Kini Miliki KTP

JEMBER, 24 JUNI 2026 - Rasa haru dan lega menyelimuti hati sebuah keluarga di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Air mata bahagia seorang ibu tak terbendung saat mendampingi anaknya, penyandang down syndrome, berhasil melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Selasa 23 Juni 2026.

Momentum penuh makna itu terwujud berkat kepedulian petugas pelayanan Pemerintah Kecamatan Jombang yang datang langsung ke rumah warga melalui layanan jemput bola. Langkah tersebut sekaligus mengakhiri kekhawatiran sang ibu yang selama bertahun-tahun belum mampu mengurus identitas resmi anaknya.

Bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, membawa anak ke kantor pelayanan publik sering kali menjadi tantangan tersendiri. Kekhawatiran anak merasa tidak nyaman, mengalami tantrum di tempat umum, hingga harus mengantre lama membuat pengurusan administrasi kerap tertunda.

Namun, seluruh kecemasan itu perlahan sirna saat petugas kecamatan hadir dengan pendekatan yang sabar dan humanis. Dengan penuh ketelatenan, petugas membimbing sang anak untuk duduk tenang menghadap kamera, mengarahkan pandangan mata, hingga melakukan pemindaian sidik jari dalam suasana hangat dan penuh canda.

“Kami menyadari bahwa pelayanan publik harus inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan. Program jemput bola ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan bahwa hak administrasi kependudukan setiap warga negara, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus, dapat terpenuhi dengan cara yang humanis dan nyaman bagi mereka,” ujar Subardan perwakilan pihak pelayanan Kecamatan Jombang.

Bagi sang ibu, keberadaan KTP-el tersebut menjadi jawaban atas doa dan kegelisahan yang selama ini dipendam. Ia mengaku kerap memikirkan masa depan anaknya, terutama terkait akses pengobatan, bantuan sosial, dan perlindungan hukum apabila dirinya sudah tidak mampu mendampingi.

“Jujur, perasaan saya hari ini sangat lega dan tenang. Sebagai ibu, saya selalu memikirkan masa depan anak saya, terutama bagaimana dia bisa berobat atau mendapatkan bantuan jika belum memiliki KTP. Saya sangat berterima kasih kepada petugas Kecamatan Jombang yang mau datang langsung ke rumah kami dan melayani dengan sabar. KTP ini menjadi kepastian bagi masa depan anak istimewa saya. Sekarang, dia resmi diakui negara,” ungkap Rupami dengan mata berkaca-kaca.

Kisah dari sudut Kecamatan Jombang ini menjadi bukti bahwa empati memiliki nilai lebih besar daripada sekadar formalitas birokrasi. Langkah proaktif Pemerintah Kecamatan Jombang tidak hanya menuntaskan administrasi kependudukan, tetapi juga menghadirkan ketenangan, harapan, dan rasa aman bagi seorang ibu terhadap masa depan anaknya.

Galeri Foto