TRADISI DAN KEBERSAMAAN DENGAN SEMARAK LEBARAN KETUPAT
- 30 Maret 2026
- Dibaca 236 Kali
Bagikan Via:
TRADISI DAN KEBERSAMAAN DENGAN SEMARAK LEBARAN KETUPAT
Wirolegi, 27 Maret 2026 – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kantor Kelurahan Wirolegi pagi ini. Memasuki hari ketujuh setelah Idul Fitri 1447 H, Lurah Wirolegi bersama seluruh jajaran staf menggelar acara "Ramah Tamah Lebaran Ketupat". Dalam acara ini terasa kian istimewa dengan kehadiran Camat Sumbersari beserta staf kecamatan yang turut membaur untuk merayakan tradisi turun-temurun masyarakat Jawa, yakni Lebaran Ketupat
Dalam momen yang penting sebagai penguat tali silaturrahmi antar perangkat sebagai pelayanan masyarakat di wilayah.
Kegiatan yang berpusat pada makan bersama menu khas ketupat dan lontong sayur ini bukan sekadar urusan santap siang, melainkan simbol:
Sinergi instansi ini guna mempererat hubungan antara pihak Kecamatan Sumbersari dengan Kelurahan Wirolegi.
Solidaritas staf bertujuan membangun kekompakan tim setelah libur panjang lebaran agar kembali semangat melayani masyarakat.
Pelestarian Budaya bertujuan untuk menjaga tradisi ngaku lepat (mengakui kesalahan) yang disimbolkan melalui hidangan ketupat.
Kebersamaan ini adalah modal utama kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan tulus bagi warga Wirolegi ke depannya. Ketupat ini simbol saling memaafkan dan menyatukan hati, ujar Lurah Wirolegi di sela-sela acara.
Sambil menikmati kuah lodeh yang gurih dan sambal goreng yang memikat, obrolan santai mengenai rencana kemajuan wilayah mengalir dengan akrab. Semoga semangat kemenangan Idul Fitri dan kebersamaan Lebaran Ketupat ini membawa berkah bagi seluruh masyarakat di lingkungan Kecamatan Sumbersari, khususnya Kelurahan Wirolegi.
Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
#wirolegisemangatdantangkas, #jemberbarujembermaju