110 KK di Bintoro Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Salurkan 5.000 Liter
- 30 Oktober 2026
- Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
110 KK di Bintoro Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 30 OKTOBER 2206 - Sebanyak 110 keluarga di Jalan Kepodang, RT 01/RW 014, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember melakukan distribusi air bersih pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan distribusi tahap kedua setelah sebelumnya dilakukan asesmen terhadap kondisi warga terdampak pada 23 Oktober 2026.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, M.A Putra, mengatakan hasil asesmen menunjukkan warga di kawasan Krajan, Jalan Kepodang, Kelurahan Bintoro, membutuhkan dukungan air bersih secara berkala.
"Distribusi ini merupakan tindak lanjut hasil asesmen TRC pada 23 Oktober. Dari hasil asesmen, terdapat 110 KK terdampak kekeringan yang membutuhkan bantuan air bersih," kata Putra.
Menurut dia, tim TRC bergerak menuju lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan distribusi air bersih ke tandon yang telah tersedia serta membantu memenuhi kebutuhan air warga terdampak.
Selain menyalurkan air, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait kondisi kekeringan dan pemanfaatan air secara bijak selama musim kemarau. Kegiatan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 14.30 WIB dan berjalan tanpa kendala.
Hingga Jumat, 30 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke wilayah tersebut mencapai 5.000 liter. BPBD Jember juga telah menyalurkan dua unit tandon air untuk membantu warga menyimpan pasokan air yang diterima.
Putra mengatakan keberadaan tandon menjadi bagian penting dalam penanganan kekeringan karena air yang didistribusikan dapat ditampung dan dimanfaatkan secara bersama oleh warga terdampak.
"Selain bantuan air bersih, sudah diberikan dua tandon air untuk mendukung penampungan air di lokasi terdampak," ujarnya.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih tetap dilakukan secara berkala. Pasokan sebanyak 2.500 liter direncanakan kembali disalurkan setiap enam hari sekali ke lokasi tersebut, selama warga masih mengalami kesulitan mendapatkan sumber air.
Penanganan ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, serta masyarakat setempat. BPBD juga akan terus memantau kondisi wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi selama kekeringan berlangsung.
Kegiatan distribusi air bersih berlangsung aman dan kondusif. Hingga laporan dibuat, tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat. (tgh)