logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

16 Tahun Alami Kelumpuhan, Warga Kelurahan Karangrejo Dijangkau Layanan Home Care

  • 04 September 2026
  • Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
16-tahun-alami-kelumpuhan-warga-kelurahan-karangrejo-dijangkau-layanan-home-care-20260904

16 Tahun Alami Kelumpuhan, Warga Kelurahan Karangrejo Dijangkau Layanan Home Care

JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Keterbatasan akses pelayanan kesehatan selama bertahun-tahun membuat seorang warga disabilitas berusia 60 tahun di Lingkungan Sumberbringin, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mendapat perhatian melalui layanan home care, Jumat, 04 September 2026. Pasien yang mengalami kelumpuhan akibat gangguan saraf sejak sekitar 16 tahun lalu tersebut, selama ini hanya tinggal berdua bersama ibunya yang juga telah lanjut usia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tim lintas sektor untuk memastikan pasien tetap memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan meskipun memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, tim medis Puskesmas Sumbersari melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pasien sekaligus memberikan obat untuk membantu mengendalikan tekanan darah tinggi yang dideritanya.

Pasien diketahui memiliki sejumlah penyakit kronis yang telah berlangsung menahun. Selain kelumpuhan akibat gangguan saraf yang dialami sekitar 16 tahun, pasien juga mengalami hipertensi serta kelainan saraf pada bagian wajah. Kondisi fisik dan keterbatasan mobilitas menjadi salah satu kendala utama pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara rutin.

Kepala Puskesmas Sumbersari, dr. Adinda Putri, mengatakan kunjungan home care tersebut merupakan kali kedua pihaknya mendatangi pasien untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung.

“Ini sudah kunjungan kedua kami. Kami melakukan pemeriksaan kondisi pasien dan memberikan obat untuk membantu mengontrol tekanan darahnya. Untuk keluhan saraf, memang membutuhkan penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis sehingga perlu dilakukan konsultasi dan pemeriksaan lanjutan,” ujar Adinda.

Menurutnya, pelayanan home care tidak hanya sebatas pemeriksaan dan pemberian obat, tetapi juga menjadi upaya untuk mengetahui kondisi pasien secara lebih menyeluruh serta menentukan kebutuhan penanganan berikutnya. Koordinasi dengan pihak terkait diperlukan agar pasien dengan keterbatasan akses tetap memperoleh tindak lanjut sesuai kondisi kesehatannya.

Kegiatan home care tersebut diikuti Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember, Rahman Anda, selaku OPD pengampu wilayah Sumbersari. Turut hadir perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Jember, Kepala Puskesmas Sumbersari dr. Adinda Putri, Ketua TP PKK Kecamatan Sumbersari Dwiyanti Hadiatullah, Lurah Karangrejo Nachnuzi Luqman, Babinkamtibmas Kelurahan Karangrejo, tim medis Puskesmas Sumbersari, serta Tim Layanan Reaksi Terpadu (LRT) Kelurahan Karangrejo.

Rahman Anda mengatakan, home care merupakan salah satu program prioritas Bupati Jember Muhammad Fawait yang diarahkan untuk memastikan masyarakat, terutama kelompok berisiko dan warga dengan keterbatasan akses, tetap mendapatkan pelayanan secara langsung dan berkelanjutan.

“Home care ini menjadi bagian dari upaya pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Ketika ada warga yang karena kondisi fisik, usia, maupun keterbatasan lainnya kesulitan datang ke fasilitas kesehatan, maka pelayanan yang harus mendekat kepada masyarakat,” kata Rahman.

Ia menambahkan, penanganan terhadap pasien dengan kondisi kronis membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar kebutuhan kesehatan maupun sosial dapat ditindaklanjuti secara tepat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, puskesmas, kelurahan, dinas sosial, kader, serta unsur kewilayahan menjadi penting dalam memastikan warga tidak terlewat dari pelayanan.

“Dengan kerja sama lintas sektor ini, kami berharap home care tidak berhenti pada kunjungan dan pemeriksaan saja, tetapi dapat menjadi pintu masuk untuk memastikan pasien memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhannya. Pemerintah ingin memastikan warga yang berada dalam kondisi rentan tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat, pasien juga menerima bantuan berupa selimut dari Dinas Sosial Kabupaten Jember. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan sosial bagi pasien dan keluarganya.

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah dan seluruh unsur terkait berupaya memastikan kondisi kesehatan pasien dapat terus dipantau, sekaligus membuka akses terhadap penanganan medis lanjutan yang dibutuhkan. Kehadiran layanan home care diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi hambatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin. (aji)

Galeri Foto