logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Mumbulsari

Santunan Anak Yatim Piatu, Balai Desa Karang Kedawung Dipadati Penerima Manfaat

  • 07 April 2026
  • Dibaca 203 Kali
Bagikan Via:
santunan-anak-yatim-piatu-balai-desa-karang-kedawung-dipadati-penerima-manfaat-20260407

Santunan Anak Yatim Piatu, Balai Desa Karang Kedawung Dipadati Penerima Manfaat

JEMBER, 6 APRIL 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar program unggulan "Bunga Desaku" (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Mumbulsari. Salah satu agenda yang berlangsung selama dua hari tersebut mengedepankan sisi kemanusiaan melalui pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu serta sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan dan sosial.

Acara yang berada di Balai Desa Karang Kedawung ini dihadiri oleh Camat Mumbulsari Abdul Kadir (yang akrab disapa Ading), Kapolsek Mumbulsari, Danramil Mumbulsari, Anggota DPRD Kabupaten Jember, serta Kepala Desa Karang Kedawung. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan komitmen kolektif dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat akar rumput, khususnya kelompok rentan.

Sebanyak 150 anak yatim piatu hadir didampingi oleh 150 orang pendamping, sehingga total terdapat 300 orang yang memadati balai desa untuk menerima manfaat program tersebut. Santunan ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan bentuk implementasi dari instruksi Bupati Jember untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Camat Mumbulsari, Abdul Kadir, dalam sambutannya menekankan pentingnya memuliakan anak yatim sebagai bagian dari nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan. "Santunan anak yatim piatu merupakan hal yang khusus dalam kitab suci kita. Di sini kita sedang memuliakan anak yatim untuk kita mendapatkan kebarokahan dari keikhlasan dan doanya anak yatim," ujar Ading di hadapan para hadirin.

Ia juga menjelaskan ketidakhadiran fisik Bupati Jember, yang akrab disapa Gus Fawait, dalam sesi pembukaan tersebut. Meski demikian, pesan dan program Bupati tetap dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Rencananya Gus Bupati akan hadir namun berhalangan karena masih banyak acara yang lain. Beliau itu bupatinya orang banyak, hampir 3 juta jiwa yang harus diurus," jelasnya.

Ading menambahkan bahwa Gus Bupati sangat memahami kebutuhan mendasar masyarakat bawah. Melalui program santunan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya mengetuk pintu keberkahan sekaligus memastikan bahwa anak-anak yatim tidak merasa sendirian dalam menjalani masa depannya.

"Gus Bupati mengetahui kebutuhan masyarakat, melalui program santunan beliau memuliakan anak-anak yang hadir hari ini," tambahnya.

Selain penyerahan santunan, acara ini juga diisi dengan sesi pembinaan karakter bagi anak-anak yang hadir. Di tengah maraknya kasus kekerasan di sekolah, memberikan pesan tegas mengenai gerakan stop bullying. Anak-anak diajak untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan rasa empati sejak dini. (nov)

Galeri Foto